
Warren Buffett, CEO ikonik Berkshire Hathaway, meninggalkan perusahaan dengan fondasi keuangan yang kuat untuk penerusnya, Greg Abel. (Barron’s)
JawaPos.com — Warren Buffett akan pensiun dari Berkshire Hathaway dalam kondisi terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Konglomerat dengan nilai pasar hampir USD 1 triliun itu mencatatkan kinerja kuartal ketiga yang kuat, menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan kepada Greg Abel akan dimulai dari posisi yang sangat kokoh.
Laba operasional setelah pajak Berkshire melonjak 33 persen dibanding tahun lalu menjadi USD 13,5 miliar, atau sekitar Rp225 triliun dengan kurs Rp16.680 per dolar AS. Cadangan kas dan setara kas pun mencapai rekor USD 381 miliar (sekitar Rp6.357 triliun), memberikan ruang besar bagi penerus Buffett untuk berinvestasi dan melakukan akuisisi strategis.
Dilansir dari Barron’s, Selasa (4/11/2025), jika pengaruh nilai tukar dihilangkan, pertumbuhan laba operasional riil mencapai 17 persen menjadi USD 13,2 miliar. Selain itu, setelah memperhitungkan pembelian obligasi pemerintah AS senilai lebih dari USD 20 miliar, posisi kas “bersih” diperkirakan sekitar USD 359 miliar.
Menurut analis Edward Jones, Jim Shanahan, hasil tersebut mencerminkan kekuatan fundamental bisnis inti Berkshire. “Kinerja keseluruhan sangat solid, terutama di sektor asuransi,” ujarnya. Unit asuransi seperti GEICO menikmati margin besar karena minimnya bencana alam di AS pada periode tersebut.
Namun, tidak semua sektor berkinerja positif. Pendapatan investasi Berkshire turun 13 persen akibat penurunan suku bunga jangka pendek, sementara laba di unit utilitas Berkshire Hathaway Energy (BHE) menurun 9 persen. Perusahaan mengungkap bahwa berkurangnya kredit pajak untuk energi angin akibat kebijakan baru AS dapat memengaruhi proyek energi terbarukan mereka.
Menariknya, Berkshire tidak melakukan pembelian kembali saham selama kuartal ketiga—lanjutan tren sejak Mei 2024—meskipun harga saham telah terkoreksi lebih dari 10 persen dari puncaknya.
Buffett tampaknya menilai valuasi saham masih terlalu tinggi untuk dibeli kembali. Saham kelas A ditutup di USD 715.740 dan kelas B di USD 477,54, masing-masing naik 5 persen sepanjang tahun ini namun tertinggal sekitar 13 poin persentase di belakang indeks S&P 500.
Dalam rapat tahunan sebelumnya, Buffett menegaskan keyakinannya terhadap penerusnya. “Saya yakin prospek Berkshire akan lebih baik di bawah kepemimpinan Greg Abel dibandingkan ketika saya yang memimpin,” kata Buffett sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal.
Ucapan itu menegaskan kepercayaannya terhadap kompetensi manajerial Abel, yang telah lama menjadi tangan kanan dalam operasi non-asuransi Berkshire.
Transisi ini menandai akhir dari era kepemimpinan ikonik selama enam dekade. Tantangan Abel kini adalah mempertahankan disiplin investasi khas Buffett di tengah pasar global yang semakin kompetitif. Meski demikian, warisan yang ditinggalkan Buffett—dari manajemen kas raksasa hingga portofolio bisnis yang tahan krisis—memberikan fondasi kuat bagi keberlanjutan Berkshire Hathaway di masa depan.
Dengan posisi finansial yang solid dan kepemimpinan baru yang menjanjikan, Berkshire memulai babak baru yang akan menentukan bagaimana warisan Warren Buffett diterjemahkan dalam strategi jangka panjang di bawah generasi penerusnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022