Ilustrasi: Pemukim Israel provokasi warga Palestina di Tepi Barat. (YeniSafak).
JawaPos.com - Pemukim ilegal Israel kembali melancarkan serangan di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Jumat (24/10) dini hari. Tiga kendaraan milik warga Palestina di Desa Deir Dibwan, dekat Ramallah, dibakar dalam aksi yang disebut warga sebagai 'teror berulang' terhadap penduduk sipil.
Menurut kesaksian warga lokal, Mohammad Samer, sekelompok pemukim bersenjata memasuki desa sebelum fajar dan langsung membakar kendaraan yang terparkir di depan rumah warga.
“Dua mobil hangus total, satu lainnya rusak sebagian. Kami berhasil mengusir mereka setelah mendengar ledakan kecil,” ujarnya kepada media setempat.
Sementara itu, mengutip YeniSafak, serangan ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat, meski gencatan senjata sementara masih bertahan di Gaza.
Pengamat menilai, tindakan para pemukim merupakan bagian dari kampanye tekanan Israel terhadap warga Palestina, bersamaan dengan langkah politik terbaru di Knesset yang membuka jalan menuju aneksasi resmi sebagian wilayah Tepi Barat.
Sepanjang dua tahun terakhir, pola kekerasan yang dilakukan pemukim menunjukkan eskalasi signifikan. Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuding otoritas Israel sering menutup mata, bahkan memberikan perlindungan terhadap pelaku kekerasan.
Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Kolonisasi Palestina mencatat 7.154 serangan pemukim Israel terhadap warga dan properti Palestina dalam dua tahun terakhir.
Serangan itu menyebabkan 33 korban jiwa dan memaksa 33 komunitas Badui mengungsi dari tanah mereka, menambah krisis kemanusiaan yang sudah kronis akibat operasi militer.
Lebih luas lagi, data otoritas Palestina menunjukkan bahwa sejak perang Gaza pecah dua tahun lalu, lebih dari 1.057 warga Palestina tewas di Tepi Barat, dengan 10.300 orang luka-luka dan lebih dari 20.000 ditahan, termasuk 1.600 anak-anak.
Kekerasan yang terus meningkat ini juga bertentangan dengan pendapat hukum Mahkamah Internasional (ICJ) yang dikeluarkan pada Juli lalu.
ICJ menegaskan bahwa pendudukan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur adalah ilegal secara hukum internasional, serta menyerukan evakuasi seluruh pemukiman Israel dari wilayah tersebut.
Namun, di lapangan, situasi justru menunjukkan arah sebaliknya: ekspansi pemukiman terus berlanjut, aksi kekerasan meningkat, dan warga Palestina kian terjepit di bawah sistem pendudukan yang semakin represif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
