
Semangkuk Sup Egusi khas Nigeria yang disajikan bersama adonan fufu, menjadi hidangan tradisional kaya protein dan simbol budaya Afrika Barat. (Phys.org)
JawaPos.com - Nigeria kembali mencuri perhatian dunia, kali ini bukan lewat musik atau sepak bola, melainkan dari dapur tradisionalnya. Sup Egusi hidangan khas Nigeria yang terbuat dari biji melon kaya protein kini ikut melangit setelah biji-biji egusi dikirim ke luar angkasa untuk penelitian ilmiah.
Menurut laporan Reuters, biji egusi dikirim ke orbit untuk mengelilingi Bumi selama tujuh hari sebelum akhirnya dikembalikan kepada ilmuwan Nigeria guna dianalisis.
Reuters menuliskan bahwa “Sebagai makanan pokok dalam kuliner Nigeria, sup egusi suatu hari mungkin bisa disantap di Bulan atau Mars setelah biji melon, bahan utama hidangan kental dan beraroma ini, mengorbit Bumi selama tujuh hari dan kembali untuk diteliti para ilmuwan antariksa.” Eksperimen ini menjadi simbol bahwa warisan kuliner Afrika juga mendapat ruang dalam pengembangan teknologi luar angkasa.
Sementara itu, BusinessDay mengungkapkan bahwa proyek tersebut diprakarsai oleh ilmuwan muda Nigeria, Temidayo Oniosun, yang memilih egusi karena dianggap merepresentasikan identitas bangsa.
Dalam laporannya, BusinessDay menulis bahwa “Egusi merupakan makanan pokok di Afrika Barat dan banyak digunakan dalam berbagai sup Nigeria... Biji egusi menjadi bahan penting dalam beragam masakan, terutama sup egusi yang sangat populer.” Oniosun menjelaskan bahwa egusi bukan sekadar bahan pangan, tetapi juga simbol kebersamaan dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Dari sisi ilmiah, Phys.org melaporkan bahwa penelitian ini bertujuan menilai daya tahan biji egusi terhadap kondisi ekstrem di luar angkasa. Situs tersebut menjelaskan, “Dengan kandungan protein yang tinggi, biji egusi biasanya digunakan untuk membuat berbagai sup dan semur di Afrika Barat dan Tengah.” Para ilmuwan berharap hasil riset ini dapat membuka jalan bagi penemuan tanaman yang mampu bertahan dan tumbuh di lingkungan ekstrem seperti permukaan Mars.
Phys.org juga menyoroti keunikan penelitian ini dengan menulis bahwa “Jika manusia suatu hari menjajah Mars, mereka tentu tidak bisa melakukannya dengan perut kosong dan Temidayo Oniosun berpikir bahwa semangkuk sup egusi, makanan khas Nigeria, mungkin bisa menjadi solusi yang tepat.”
Eksperimen luar angkasa ini tidak hanya menjadi langkah ilmiah, tetapi juga bentuk kebanggaan budaya. Sup Egusi, yang selama ini disajikan hangat di meja makan keluarga Nigeria, kini membawa kisah baru tentang perpaduan antara tradisi dan teknologi. Dari dapur Afrika hingga orbit Bumi, Sup Egusi membuktikan bahwa identitas budaya bisa ikut terbang setinggi bintang. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022