
Bekas penjara di Nara, Jepang siap disulap jadi hotel mewah. (Hoshino Resorts)
JawaPos.com - Sebuah bangunan bersejarah yang dulu dikenal dengan suasana kelam akan segera mendapatkan kehidupan baru. Bekas Penjara Nara di Jepang akan diubah menjadi hotel mewah dan museum bertema sejarah oleh Hoshino Resorts Inc., perusahaan perhotelan ternama asal Nagano.
Transformasi ini diharapkan menjadi magnet wisata baru di Prefektur Nara, sekaligus langkah penting melestarikan warisan budaya Jepang.
Dilansir dari Asahi Shimbun (11/10), Hoshino Resorts Inc., mengumumkan rencana besar untuk mengubah bekas Penjara Nara menjadi museum sejarah dan hotel kelas atas.
Proyek ambisius ini akan menghadirkan Nara Prison Museum yang dijadwalkan dibuka pada 27 April 2026 dan hotel dengan 48 kamar bernama Hoshinoya Nara Prison yang akan menyusul dibuka pada akhir tahun yang sama.
Menurut CEO Hoshino Resorts, Yoshiharu Hoshino pelestarian bangunan bersejarah dapat berkelanjutan jika digerakkan melalui pendapatan pariwisata.
“Merupakan hal yang bermakna menjaga properti budaya dengan memanfaatkannya lewat sektor wisata,” ujarnya dalam konferensi pers di Osaka.
Museum ini akan berdiri di atas kompleks bekas penjara bata merah bergaya Neo-Romanesque yang merupakan aset budaya penting nasional Jepang.
Area utara bangunan akan diubah menjadi ruang pameran, kafe, dan toko suvenir. Sementara itu, sel-sel isolasi di bagian sayap penjara akan dialihfungsikan menjadi kamar tamu bergaya khas Jepang.
Direktur museum, Kae Yasoda menyebut proyek ini menawarkan pengalaman unik yang memadukan sejarah, arsitektur, dan refleksi tentang kebebasan. Kae Yasoda menambahkan bahwa Hoshino Resorts akan menggandeng komunitas lokal untuk mengembangkan atraksi tambahan seperti tur malam.
“Kami yakin para pengunjung akan merasakan keindahan dan suasana menakjubkan dari bangunan-bangunan ini. Kami juga berharap dapat bekerja sama dengan komunitas lokal untuk mengembangkan atraksi baru, seperti wisata malam hari,” kata Kae Yasoda.
Tidak hanya di Nara, Hoshino Resorts juga menyiapkan pembukaan Hoshinoya Asuka, hotel baru di Desa Asuka, sekitar 800 meter dari Stasiun Kintetsu Asuka. Desa ini dikenal sebagai ‘tempat lahir Jepang’ karena pernah menjadi ibu kota pada abad ke-6 hingga ke-8.
Wali Kota Asuka, Yuichi Morikawa menyambut baik proyek ini dan berharap dapat mendongkrak wisata sejarah daerahnya.
“Fasilitas ini telah lama kami nantikan selama lebih dari 10 tahun. Kami berharap dapat membantu mempromosikan warisan sejarah dan budaya Asuka secara internasional,” kata Yuichi Morikawa. (*)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
