Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 22.46 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 6,9 Guncang Filipina, 60 Tewas

Tim penyelamat bersama aparat kepolisian mencari korban di tengah reruntuhan gedung akibat gempa yang mengguncang Filipina berkekuatan magnitudo 6,9. (Foto: The Guardian) - Image

Tim penyelamat bersama aparat kepolisian mencari korban di tengah reruntuhan gedung akibat gempa yang mengguncang Filipina berkekuatan magnitudo 6,9. (Foto: The Guardian)

JawaPos.com – Korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 yang mengguncang Filipina bagian tengah terus bertambah. Kemarin (1/10) Deputi Administrator Badan Pertahanan Sipil Filipina, Rafaelito Alejandro menyebut bahwa jumlah korban meninggal kini mencapai 60 orang.

Selasa malam (30/9) kota Bogo diguncang gempa dangkal. 90.000 jiwa penduduknya panik. Gempa menyebabkan bangunan roboh dan jalan-jalan retak. “Kami masih menerima laporan tambahan korban jiwa. Situasi sangat dinamis,” ujar Alejandro seperti dilansir dari The Guardian.

Upaya penyelamatan tengah dilakukan di kota San Remigio dan Bogo. Banyaknya reruntuhan menyebabkan tim penyelamat harus hati-hati sekaligus teliti. Menurut laporan, upaya evakuasi terganggu oleh kegelapan malam dan gempa susulan. Layanan Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat empat gempa susulan berkekuatan 5,0 ke atas sejak gempa utama.

Filipina dikenal sebagai salah satu negara paling rawan bencana di dunia, terletak di Cincin Api Pasifik yang rentan gempa bumi dan letusan gunung berapi. Selain itu, negara kepulauan ini rutin diterjang sekitar 20 siklon tropis tiap tahun.

Salah satu warga yang menjadi korban, Martham Pacilan, mengaku sempat melihat bagian gereja runtuh akibat guncangan. “Saya kaget dan panik, tapi tubuh saya tidak bisa bergerak, hanya menunggu gempa berhenti,” ujarnya.

Pemerintah provinsi Cebu melaporkan sebuah gedung komersial dan sekolah di Bantayan roboh. Beberapa jalan desa juga rusak. Di Bogo, tembok beton rumah, kantor pemadam kebakaran, dan jalan-jalan mengalami kerusakan akibat getaran hebat.

Gubernur Provinsi Cebu, Pamela Baricuatro, mengimbau warga agar tetap tenang, menghindari bangunan yang rawan roboh. “Warga juga harus bersiaga terhadap gempa susulan,” katanya melalui pesan video. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore