
Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di Sanaa, Yaman (Al-Jazeera)
JawaPos.com – Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke ibu kota Yaman, Sanaa, pada Kamis waktu setempat.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Jumat (26/9), terlihat nampak kepulan asap tebal terlihat di langit kota setelah serangan tersebut.
Militer Israel mengklaim operasi itu menargetkan markas komando Staf Umum Houthi dan kompleks keamanan.
Juru bicara militer Israel menyebut puluhan pesawat tempur dan unit dukungan udara dikerahkan dalam serangan itu.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan serangan kuat tersebut menewaskan puluhan anggota Houthi. Namun, media yang berafiliasi dengan Houthi melaporkan hanya dua orang tewas dan 48 luka-luka.
Serangan terjadi ketika pemimpin Houthi, Abdel-Malik al-Houthi, sedang menyampaikan pidato televisi.
Al-Houthi menuduh Israel melakukan agresi brutal dan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Ia juga mengecam Amerika Serikat karena memveto resolusi gencatan senjata di Dewan Keamanan PBB.
Target serangan termasuk markas propaganda militer dan kamp militer yang menyimpan senjata. Militer Israel menyebut serangan ini sebagai respons atas serangan pesawat nirawak dan rudal Houthi ke wilayah Israel. Sebelumnya, Houthi mengaku menyerang sebuah hotel di kota pelabuhan Eilat di Laut Merah.
Reuters melaporkan serangan terbaru Israel menghantam wilayah selatan dan barat Sanaa. Penduduk setempat menyebut guncangan dan ledakan terdengar hingga pusat kota.
Serangan semacam ini sebelumnya kerap menargetkan infrastruktur sipil, termasuk bandara internasional dan bangunan permukiman.
Awal bulan ini, serangan Israel di Sanaa dan provinsi al-Jawf menewaskan lebih dari 40 orang. Korban termasuk anak-anak dan seorang jurnalis.
Serangan-serangan itu menambah ketegangan di kawasan yang sudah dilanda konflik berkepanjangan.
Sejak perang Gaza meletus pada Oktober 2023, kelompok Houthi rutin meluncurkan pesawat nirawak dan rudal ke Israel.
Mereka menyatakan aksi tersebut sebagai solidaritas bagi warga Palestina dan akan berhenti jika gencatan senjata permanen tercapai.
Serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah juga memicu respons militer dari Amerika Serikat dan Inggris. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
