Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 19.36 WIB

Sekjen PBB Sebut Dunia Jangan Takut dengan Ancaman Israel, PBB Siap Bahas Pengakuan Negara Palestina

Sekjen PBB Antonio Guterres.(Mo)hamed Ahmed/Xinhua

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan, dunia tidak boleh gentar menghadapi ancaman Israel terkait rencana aneksasi Tepi Barat. 

Ia menyampaikan hal ini dalam wawancara dengan AFP, menjelang Sidang Majelis Umum PBB yang akan digelar pekan depan di New York.

Dilansir via Hurriyet Daily News, Guterres menyoroti langkah Israel yang terus memperluas kontrol di wilayah pendudukan Palestina. Menurutnya, ancaman pembalasan dari Israel tidak boleh menghalangi upaya internasional untuk mengakui negara Palestina.

“Kita tidak boleh merasa terintimidasi oleh risiko retaliasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, sidang tingkat tinggi PBB tahun ini akan dihadiri lebih dari 140 kepala negara dan pemerintahan. Seperti disampaikan Prancis, setidaknya 10 negara diperkirakan akan resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, meski menuai penolakan keras dari Israel.

Situasi ini kian tegang setelah sejumlah pejabat Israel, termasuk Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich, menyerukan aneksasi besar-besaran di Tepi Barat. 

Tujuannya, menurut Smotrich, untuk “mengubur gagasan negara Palestina” pasca semakin banyak negara yang mendukung pengakuan tersebut.

Dalam wawancara itu, Guterres juga mengutuk situasi kemanusiaan di Gaza yang disebutnya sebagai 'tingkat kematian dan kehancuran terburuk' yang pernah ia saksikan selama menjabat sebagai Sekjen PBB.

Ia menggambarkan penderitaan warga Palestina yang menghadapi kelaparan, runtuhnya layanan kesehatan, hingga hidup berdesakan di tempat pengungsian tanpa perlindungan memadai. 

“Penderitaan rakyat Palestina tak bisa digambarkan dengan kata-kata,” tegasnya.

Namun sayangnya, di tengah tekanan internasional, Amerika Serikat tetap menjadi pendukung utama Israel. Washington tidak hanya menahan diri dari kritik, tetapi juga mengecam langkah negara-negara sekutu yang berencana mengakui Palestina. 

Sikap ini menegaskan kembali posisi AS sebagai benteng diplomatik Israel di forum internasional.

Selain Palestina, Guterres juga menyinggung ancaman perubahan iklim. Ia memperingatkan bahwa upaya membatasi kenaikan suhu global maksimal 1,5 derajat Celsius 'berisiko runtuh' jika tidak ada langkah yang lebih ambisius dari negara-negara maju.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore