
Petugas penyelamat berdiri di tengah puing-puing lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon. (TRT World)
JawaPos.com – Serangan brutal Israel ke Lebanon di Tengah gencatan senjata dengan Iran membuat marah Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dengan tegas mengutuk serangan itu dan memperingatkan meningkatnya korban sipil dan risiko terhadap gencatan senjata.
Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan, Rabu (8/4), sebagaimana dilansir dari Antara, Guterres mengatakan serangan pada 8 April tersebut mengakibatkan ratusan warga sipil tewas dan terluka.
Korban tewas itu termasuk juga anak-anak, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sipil.
Baca Juga:Ingkari Kesepakatan, AS Sebut Lebanon Tidak Masuk dalam Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Iran
Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya jumlah korban sipil dan dengan keras mengecam jatuhnya korban jiwa.
Guterres juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Lebanon, serta berharap agar para korban yang mengalami luka-luka segera pulih.
“Dengan pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat, aktivitas militer yang sedang berlangsung di Lebanon menimbulkan risiko serius terhadap gencatan senjata tersebut dan upaya menuju perdamaian yang langgeng serta menyeluruh di kawasan,” bunyi pernyataan tersebut.
“Sekretaris Jenderal kembali menyerukan kepada semua pihak untuk segera menghentikan permusuhan,” lanjut pernyataan.
Guterres menegaskan bahwa warga sipil dan infrastruktur sipil harus dilindungi setiap saat, serta serangan yang menargetkan mereka sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima.”
Baca Juga:Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata, Soroti Serangan Israel ke Lebanon dan Konflik Hormuz
Guterres menambahkan bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik tersebut dan mendesak semua pihak untuk menempuh jalur diplomasi.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
