Riz Ahmed dalam konser amal Together for Palestine. (Sky Sports)
JawaPos.com – Konser amal berskala besar bertajuk Together for Palestine sukses digelar di OVO Arena Wembley, London, Inggris menampilkan berbagai seniman dan tokoh dunia.
Acara yang diinisiasi musisi Brian Eno ini memadukan musik, seni, dan pesan kemanusiaan untuk mendukung organisasi yang dipimpin rakyat Palestina.
Berikut 5 fakta utama dari konser amal ‘Together for Palestine’ yang diadakan di Wembley, London, Inggris, seperti dilansir dari laman Sky Sports pada Sabtu (20/9).
Konser ini berhasil mengumpulkan dana sebesar EUR 1,5 juta atau Rp29,3 miliar dalam satu malam pertunjukan. Dana akan disalurkan ke organisasi yang dipimpin Palestina seperti Taawon, Palestine Children’s Relief Fund, dan Palestine Medical Relief Service. Seluruh tiket habis terjual hanya dalam hitungan jam sejak dibuka tujuh minggu sebelum acara. Hasil penggalangan dana ini menegaskan dukungan global bagi bantuan kemanusiaan di Gaza.
Sejumlah selebritas internasional tampil dan memberikan pernyataan solidaritas, di antaranya Benedict Cumberbatch, Richard Gere, Florence Pugh, Riz Ahmed, dan Nicola Coughlan. Mereka naik ke panggung untuk menyuarakan dukungan bagi rakyat Palestina. Florence Pugh menegaskan bahwa diam dalam menghadapi penderitaan bukanlah sikap netral, melainkan keterlibatan. Kehadiran mereka menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya empati dan keberanian berbicara.
Konser ini menampilkan deretan musisi papan atas seperti Damon Albarn, Paul Weller, Adnan Joubran, Alexis Taylor, dan Nadine Shah yang membawakan komposisi khusus. Penampilan spesial Neneh Cherry bersama Greentea Peng dan Dan Smith dari Bastille memeriahkan malam dengan lagu ‘7 Seconds’. Versi pra-rekaman lagu ‘Why' milik Annie Lennox diputar dengan lirik yang disesuaikan untuk menggambarkan kengerian perang. Sepanjang acara, seni visual Palestina dan puisi juga dipamerkan.
Tak hanya artis, dukungan juga datang dari dunia olahraga dan media. Bintang sepak bola Eric Cantona menyerukan boikot global terhadap tim Israel dalam kompetisi sepak bola. Penyiar Louis Theroux berbagi pengalaman mendalam saat membuat dokumenter di Tepi Barat, menyoroti kekerasan yang dialami rakyat Palestina. Aksi ini menunjukkan solidaritas lintas bidang untuk tujuan kemanusiaan.
Acara ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan perang Israel–Hamas yang telah menewaskan hampir 65.000 orang di Gaza menurut pejabat kesehatan setempat. Konflik bermula dari serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyebabkan 251 orang disandera.
Sejumlah aksi solidaritas serupa sebelumnya sempat menimbulkan kontroversi, seperti proyeksi bendera Palestina oleh Massive Attack dan insiden nyanyian protes di Festival Glastonbury. Konser ini menjadi ajang dukungan global yang menonjol dengan pesan damai dan kemanusiaan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
