
Peta konflik klaim wilayah antar-negara di Laut China Selatan.
JawaPos.com - Amerika Serikat pada Jumat (12/9) menolak rencana Tiongkok untuk membentuk cagar alam nasional di Laut China Selatan (LCS). AS menyebut langkah itu sebagai upaya "destabilisasi" untuk memperkuat klaim teritorial dan maritim secara sepihak di kawasan tersebut.
Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan, AS "berdiri bersama" sekutunya, Filipina, untuk menolak rencana itu. "Klaim Beijing atas Karang Scarborough sebagai kawasan cagar alam hanyalah pemaksaan untuk memperluas klaim teritorial dan maritim secara sepihak di Laut China Selatan, yang merugikan negara-negara tetangganya, termasuk dengan mencegah nelayan Filipina masuk ke wilayah tangkapan tradisional mereka," kata Rubio, dikutip dari Antara, Sabtu (13/9).
Dia mendesak Beijing untuk mematuhi putusan Mahkamah Arbitrase 2016 yang menyimpulkan bahwa Tiongkok secara melawan hukum telah menghalangi nelayan Filipina beroperasi di Karang Scarborough. "Keputusan itu bersifat final dan mengikat secara hukum bagi kedua pihak," katanya.
Filipina sebelumnya memprotes keras rencana Tiongkok di LCS yang disengketakan itu, menyebutnya "ilegal dan tidak sah," seperti dilaporkan kantor berita resmi Filipina, PNA.
Pada Rabu, Beijing mengumumkan bahwa Dewan Negara Tiongkok menyetujui pembentukan Cagar Alam Nasional Pulau Huangyan, yang digambarkan sebagai "jaminan penting untuk menjaga keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem alami" di pulau yang disengketakan itu.
Selain Tiongkok dan Filipina, sejumlah negara Asia Tenggara juga mengeklaim sebagian wilayah LCS, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam. Namun, Tiongkok saat ini mengeklaim secara sepihak hampir seluruh wilayah LCS, termasuk sebagian wilayah perairain Natuna Utara, yang merupakan Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
