Bill Gates, pendiri Microsoft, yang memilih menyalurkan 99 persen kekayaannya ke Gates Foundation sehingga kini tak lagi masuk daftar 10 orang terkaya di Amerika (Dok. Forbes)
JawaPos.com - Selama hampir tiga dekade, nama Bill Gates identik dengan puncak daftar orang terkaya di Amerika. Sejak 1991, pendiri Microsoft itu nyaris tak pernah bergeser dari posisi pertama atau kedua dalam Forbes 400.
Namun kini, untuk pertama kalinya dalam 34 tahun, Gates berada di luar 10 besar dan hanya menempati peringkat ke-14.
Kekayaan bersihnya masih terbilang raksasa, yakni sekitar 107 miliar dolar AS atau setara Rp 1.760 triliun (kurs Rp 16.460 per dolar AS). Angka tersebut tidak menurun dibanding tahun lalu, tetapi lonjakan kekayaan para miliarder lain mendorongnya semakin jauh dari papan atas.
Dilansir dari Forbes, Sabtu (13/9/2025), penurunan ini bukan semata karena dinamika pasar, melainkan juga keputusan pribadi Gates yang memilih arah berbeda dari para miliarder lain.
Pilihan Filantropi 99 Persen Kekayaan
Gates secara terbuka mengumumkan rencana menyumbangkan 99 persen hartanya kepada Gates Foundation dalam dua dekade mendatang.
"Saya akan mendonasikan miliaran dolar setiap tahun. Jumlahnya tidak akan sama setiap tahun karena akan bergantung pada kondisi pasar," ungkapnya.
Ia menegaskan kembali komitmen tersebut dalam wasiatnya. "Surat wasiat saya sangat jelas, ketika saya meninggal, seluruh uang itu masuk ke yayasan dan mereka yang akan menentukan apa yang akan dilakukan dengan aset tersebut," kata Gates.
Tercatat, sejak setahun terakhir ia telah menyalurkan sekitar 7 miliar dolar AS atau Rp 115 triliun ke Gates Foundation.
Perjalanan penurunan peringkat Gates sebenarnya sudah terlihat sejak 2021, tepat setelah perceraiannya dengan Melinda French Gates. Saat itu, kekayaannya turun ke 134 miliar dolar AS dan posisinya merosot ke peringkat empat.
Melinda French Gates kemudian memperoleh aset senilai 29 miliar dolar AS, di luar 12,5 miliar dolar AS untuk kegiatan filantropinya sendiri.
Transformasi Menuju Warisan Kemanusiaan
Meski tidak lagi berada di posisi atas, penurunan ini bukanlah tanda kehilangan, melainkan transformasi. Gates memilih mengarahkan kekayaannya sebagai instrumen perubahan sosial.
Gates Foundation menargetkan misi besar tercapai pada 2045, tepat saat Gates berusia 90 tahun, ketika lembaga itu direncanakan mengakhiri kiprahnya setelah mencapai tujuan utama.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
