Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 04.58 WIB

Bill Gates Bersaksi di Kongres AS, Bantah Mengetahui Kejahatan Epstein dan Sesali Pertemuan dengan Sang Finansier

Bill Gates tiba di Gedung Capitol untuk menjalani pemeriksaan tertutup oleh Komite Pengawasan DPR AS terkait penyelidikan atas jaringan Jeffrey Epstein (The Washington Post) - Image

Bill Gates tiba di Gedung Capitol untuk menjalani pemeriksaan tertutup oleh Komite Pengawasan DPR AS terkait penyelidikan atas jaringan Jeffrey Epstein (The Washington Post)

JawaPos.com - Penyelidikan DPR Amerika Serikat terhadap jaringan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein memasuki fase baru setelah pendiri Microsoft, Bill Gates, memberikan kesaksian sukarela di hadapan Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintahan. 

Kesaksian itu menjadi salah satu pemeriksaan paling menyita perhatian karena menyoroti alasan Gates pernah menjalin kontak dengan Epstein dan sejauh mana ia mengetahui aktivitas sang finansier.

Sebelum menjalani pemeriksaan tertutup, Gates menegaskan kesediaannya membantu penyelidikan. "Saya senang hadir secara sukarela untuk memberikan kesaksian dan membantu kerja komite. Saya berharap kesaksian saya dapat mendukung upaya penting komite dalam mencari keadilan bagi para korban," katanya kepada wartawan.

Dilansir dari The Washington Post, Kamis (11/6/2026), Gates dalam pernyataan pembukanya membantah mengetahui tindak pidana yang dilakukan Epstein

"Saya tidak pernah menyaksikan ataupun memiliki petunjuk bahwa Epstein terlibat dalam aktivitas kriminal yang sedang berlangsung. Saya tidak pernah pergi ke pulaunya, peternakannya, ataupun rumahnya di Florida. Saya tidak pernah menjadi pelaku terhadap siapa pun. Jika ia berupaya membangun kedekatan pribadi dengan saya, saya tidak pernah tertarik dan tidak pernah menanggapinya," ujar Gates.

Lebih lanjut, Gates menyebut pertemuannya dengan Epstein sebagai "kesalahan penilaian yang sangat besar." Ia menjelaskan bahwa perkenalan itu terjadi pada 2011 melalui orang-orang yang dipercayainya. Saat itu, Epstein mengaku mampu menghimpun dana miliaran dolar bagi berbagai program kesehatan global. Namun, hingga 2014, janji tersebut tidak pernah terwujud sehingga Gates memutus seluruh kontak dengannya.

Dalam kesaksiannya, Gates juga menyinggung persoalan perselingkuhannya semasa menikah yang kemudian diketahui Epstein. Menurut Gates, informasi tersebut berusaha dimanfaatkan untuk menekannya agar kembali menjalin kontak. 

"Selain berbagai kebohongan yang ditambahkannya, ia menggunakan hal itu untuk menekan saya agar kembali berhubungan dengannya," kata Gates. Upaya tersebut, menurutnya, tidak berhasil. "Jika waktu yang saya habiskan bersama Epstein memberinya kredibilitas, saya sungguh sangat menyesal."

Sementara itu, Ketua Komite DPR AS James Comer mengatakan penyelidikan bertujuan memperoleh gambaran utuh mengenai relasi Gates dengan Epstein dan rekan dekatnya, Ghislaine Maxwell. 

"Kami hanya ingin mengetahui hubungan dia dengan Epstein dan Maxwell. Apa yang dia lihat? Apakah dia tahu apa yang sedang terjadi? Apakah dia terlibat dalam semua ini?" ujar Comer. Namun, ia menambahkan, "Tidak seorang pun menuduh Bill Gates melakukan pelanggaran, dan saya menghargai kesediaannya hadir secara sukarela."

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore