Charlie Kirk saat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump (14/6/2025). (Instagram/charliekirk1776)
JawaPos.com - Influencer sekaligus aktivis konservatif Amerika Serikat (AS) Charlie Kirk tewas ditembak. Komentator politik AS itu terkena tembak di bagian leher saat menghadiri sebuah acara di Universitas Utah, Rabu (10/9) waktu setempat.
Gubernur Utah Spencer Cox menyebut insiden tersebut sebagai sebuah “pembunuhan politik.” Hingga enam jam setelah penembakan, otoritas setempat belum mengumumkan identitas tersangka maupun melakukan penahanan. Media AS, mengutip sumber kepolisian, melaporkan belum ada pelaku yang ditahan.
Dilansir dari Reuters, Direktur FBI Kash Patel menyampaikan bahwa seorang individu sempat diamankan untuk dimintai keterangan, namun kemudian dilepaskan. “Penyelidikan kami masih berlanjut,” tulisnya di media sosial.
Dalam konferensi pers terpisah, Gubernur Cox mengungkapkan polisi sedang mewawancarai seorang “orang yang menarik,” namun tidak memberikan detail lebih lanjut.
Baca Juga: Charlie Kirk Tewas Ditembak di Utah Valley University, Begini Respon Presiden AS Donald Trump
Komisaris Keamanan Publik Utah Beau Mason mengatakan pelaku yang melepaskan satu tembakan mematikan ke arah Kirk masih buron. Presiden Donald Trump melalui pesan video dari Gedung Putih berjanji akan mengejar pelaku.
“Pemerintahan saya akan menemukan setiap orang yang terlibat dalam kekejian ini dan tindak kekerasan politik lainnya, termasuk organisasi yang mendanai dan mendukungnya,” kata Trump di platform Truth Social.
Trump memerintahkan seluruh bendera AS dikibarkan setengah tiang hingga Minggu untuk menghormati Kirk.
Dalam video yang beredar memperlihatkan Kirk sedang berbicara di hadapan sekitar 3.000 orang di Universitas Utah Valley, Orem, pukul 12.20 siang waktu setempat, saat terdengar suara tembakan.
Beberapa saat sebelum ditembak, Kirk mendapat pertanyaan dari audiens terkait kekerasan senjata. “Apakah Anda tahu berapa banyak pelaku penembakan massal di Amerika dalam 10 tahun terakhir?” tanya seorang peserta.
Kirk menjawab apakah penembakan massal yang dimaksud menghitung atau tidak menghitung kekerasan geng. Lalu ia tertembak hanya beberapa detik setelahnya.
Kirk terlihat memegang lehernya sebelum jatuh dari kursi yang membuat penonton panik dan berlarian. Rekaman lain menunjukkan darah mengucur deras dari lehernya. Polisi menduga tembakan dilepaskan dari atap gedung dengan jarak cukup jauh.
Kepala kepolisian kampus Jeff Long menyebut ada enam petugas yang bertugas di lokasi dengan dibantu tim keamanan pribadi Kirk.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022