
Situasi lokasi Gaza, Palestina akibat serangan Israel. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Krisis di Jalur Gaza kian mengerikan. Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan total korban tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 63.633 orang, sementara 160.914 lainnya terluka.
Angka ini mencerminkan skala kehancuran yang disebut banyak pihak sebagai bentuk genosida terhadap rakyat Palestina, mengutip Daily News Egypt.
Sebagaimana diketahui, konflik Gaza–Israel kembali memanas sejak 7 Oktober 2023, setelah kelompok perlawanan Hamas melancarkan operasi militer besar-besaran ke wilayah Israel.
Serangan itu memicu respons brutal Israel berupa bombardir dan operasi darat ke Gaza, wilayah sempit berpenduduk lebih dari dua juta jiwa yang sejak lama terblokade. Sejak saat itu, jumlah korban terus melonjak setiap hari.
Dalam laporan terbaru, 76 warga Palestina terbunuh dan 281 luka-luka hanya dalam 24 jam terakhir. Dari Maret 2024 hingga awal September ini, tambahan korban mencapai 11.502 tewas dan hampir 49.000 luka-luka.
Tidak hanya akibat serangan udara dan darat, korban juga jatuh di tengah krisis kemanusiaan yang semakin dalam.
Sedikitnya 2.306 orang tewas saat mengantre bantuan pangan, yang oleh otoritas disebut sebagai 'martir antrean roti', dan lebih dari 16.929 lainnya terluka.
Laporan resmi juga mencatat 361 orang meninggal akibat kelaparan dan malanutrisi, termasuk 130 anak-anak. Kondisi ini memperkuat tudingan komunitas internasional bahwa Israel sedang melakukan pembersihan etnis sistematis.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa genosida yang dilakukan Israel “tidak akan pernah dilupakan”.
Ia menyoroti kegagalan dunia internasional dalam menghentikan penderitaan warga sipil, terutama anak-anak dan bayi yang telah kelaparan hampir dua tahun.
Sementara itu, Israel masih bungkam terhadap proposal gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang telah diterima Hamas.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, memperingatkan rencana Israel merebut Gaza City dan memindahkan warganya hanya akan memperparah risiko, termasuk bagi tawanan Israel sendiri.
Tekanan internasional juga terus meningkat. Belgia mengumumkan akan mengakui Palestina pada Sidang Umum PBB bulan ini dan siap menjatuhkan 'sanksi keras' terhadap pemerintah Israel.
Dari Spanyol, solidaritas global juga terlihat ketika sekitar 20 kapal berisi ratusan aktivis kembali berlayar dari Barcelona menuju Gaza untuk membuka koridor kemanusiaan.
Lebih dari 11 bulan sejak konflik kembali pecah, Gaza kini menghadapi kombinasi serangan militer, kelaparan massal, dan krisis kesehatan akut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
