Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 18.47 WIB

Frank Caprio, Hakim dengan Julukan “Paling Baik di Dunia”, Wafat di Usia 88 Tahun

Frank Caprio, hakim terkenal dari AS yang mendapatkan julukan sebagai hakim paling baik di dunia. (Catholic News Agency). - Image

Frank Caprio, hakim terkenal dari AS yang mendapatkan julukan sebagai hakim paling baik di dunia. (Catholic News Agency).

JawaPos.com - Dunia hukum dan televisi Amerika Serikat berduka. Frank Caprio, hakim terkenal dari Rhode Island yang dikenal karena gaya mengadili penuh empati dan humor, meninggal dunia di usia 88 tahun setelah berjuang melawan kanker pankreas sejak 2023 lalu.

Kabar duka itu diumumkan oleh keluarganya melalui akun Instagram resmi. Dalam pernyataan tersebut, Caprio dikenang sebagai sosok yang memiliki “kehangatan dan keyakinan tak tergoyahkan terhadap kebaikan manusia”.

Dari Ruang Sidang ke Dunia Televisi

Selama lebih dari 40 tahun kariernya sebagai hakim di kota Providence, Rhode Island, Caprio dikenal berbeda dari kebanyakan hakim. Ia sering mempertimbangkan latar belakang dan kondisi pribadi terdakwa sebelum menjatuhkan keputusan. 

Pendekatan yang humanis dan penuh rasa humor inilah yang membuat publik menjulukinya 'hakim paling baik di dunia'.

Namanya semakin mendunia lewat acara televisi berjudul Caught in Providence (Sidang di Providence), yang menayangkan langsung proses persidangannya. Tayangan ini bukan hanya populer di televisi, tetapi juga menjadi fenomena internet.

Potongan video persidangannya ditonton miliaran kali di media sosial, terutama karena menampilkan sisi lain hukum yang hangat dan menyentuh hati.

Banyak momen Caprio yang menjadi viral, mulai dari ia mengajak anak-anak untuk duduk di kursi hakim bersama dirinya, hingga meluncurkan boneka 'hakim mini' berbentuk dirinya. 

Bahkan, sebuah video singkat tentang rutinitas paginya, dari menggosok gigi, menandatangani bukunya, hingga menonton tayangan sidang miliknya, ditonton lebih dari lima juta kali di TikTok.

Dalam wawancara pada 2019, Caprio mengatakan bahwa sidang-sidangnya “menunjukkan potret kehidupan masyarakat Rhode Island yang sebenarnya, dan persoalan yang mereka hadapi sesungguhnya juga dialami masyarakat di seluruh Amerika.”

Selama masa penayangannya, acara Caught in Providence beberapa kali masuk nominasi penghargaan televisi bergengsi Daytime Emmy. Caprio sendiri meraih dua nominasi pribadi pada 2024, setahun sebelum wafatnya.

Perusahaan produksi acara tersebut, Debmar-Mercury, memberi penghormatan dengan menyebut Caprio sebagai hakim yang memiliki perpaduan unik antara rasa belas kasih dan akal sehat.

Mengutip BBC, putranya, David Caprio, berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan yang tak henti diberikan selama ayahnya sakit, sekaligus mengajak masyarakat untuk 'menyebarkan sedikit kebaikan' demi mengenang warisan sang ayah.

Frank Caprio meninggalkan seorang istri yang telah mendampinginya hampir enam dekade, Joyce Caprio, lima orang anak, tujuh cucu, serta dua cicit.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore