
Ilustrasi lumba-lumba yang serang perenang ditemukan tewas. (wirestock/Freepik).
JawaPos.com - Seekor lumba-lumba yang sempat menggemparkan Jepang karena menyerang puluhan perenang akhirnya ditemukan mati.
Hewan laut yang dikenal agresif ini teridentifikasi di perairan Prefektur Fukui setelah sebelumnya hilang dari pemantauan.
Dilansir dari media Jepang, Asahi Shimbun (14/8), bangkai seekor lumba-lumba jenis Indo-Pacific bottlenose ditemukan oleh seorang nelayan lokal di lepas pantai utara Semenanjung Tsuruga, Prefektur Fukui, pada 13 Agustus 2024.
Penemuan ini segera dikonfirmasi pihak berwenang setempat yang memastikan bahwa lumba-lumba tersebut cocok dengan ciri hewan yang sebelumnya terlibat dalam serangkaian insiden penyerangan terhadap perenang.
Sejak 2022 hingga 2024, lumba-lumba itu diketahui telah menggigit setidaknya 53 perenang di wilayah pantai Fukui dan Ishikawa. Kasus ini menjadi perhatian publik karena perilaku hewan laut tersebut dianggap tidak biasa dan membahayakan aktivitas wisata pantai.
Masih dari laporan Asahi Shimbun (14/8), pemerintah prefektur sempat menangkap lumba-lumba itu pada Juni lalu untuk sementara waktu.
Pihak berwenang bahkan memasang perangkat pelacak di bagian punggungnya guna memantau pergerakan. Namun, sejak 1 Juli 2024, sinyal alat pelacak itu hilang, dan hewan tersebut tidak lagi terlihat hingga akhirnya ditemukan mati.
Pihak berwenang saat ini tengah bekerja sama dengan para ahli kelautan untuk menyelidiki penyebab kematian lumba-lumba tersebut. Dugaan sementara masih terbuka, apakah akibat faktor alami, kondisi lingkungan, atau hal lainnya.
Bagi masyarakat setempat, kematian hewan ini menjadi akhir dari keresahan panjang yang sempat menimbulkan ketakutan saat berenang di laut terbuka.
Kematian lumba-lumba yang menyerang puluhan perenang di Fukui menutup serangkaian insiden yang terjadi sejak 2022. Pemerintah daerah saat ini fokus pada penelitian penyebab kematian hewan laut itu untuk memastikan tidak ada ancaman serupa di kemudian hari.
**

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
