Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 01.45 WIB

Ibu Asal Inggris Mengaku Dilecehkan Secara Seksual oleh Operator Paralayang saat Berada di Udara

Seorang ibu asal Inggris yang sedang berlibur di Tunisia mengatakan dilecehkan saat bermain paralayang. (New York Times)

JawaPos.com – Seorang ibu asal Inggris yang memiliki tiga anak mengalami pelecehan seksual saat melakukan aktivitas paralayang di Tunisia, Afrika Utara.

Michelle Wilson, 52 tahun, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi ketika ia terbang di atas pantai Sousse bersama seorang operator parasailing yang mengikatkan tali pengaman padanya sebelum terbang.

Saat berada di udara, operator itu mulai mendekat secara tidak pantas dan meraba tubuhnya.

"Kakinya melingkariku, satu tangannya memegang parasut, dan tangan lainnya tidak. Lalu aku merasakannya menyentuh kakiku," ungkap perempuan 52 tahun tersebut, dikutip dari New York Post.

"Dia meraba-raba ku, bergerak maju mundur ke tubuh ku, dan berbicara kepada diriku dalam bahasa Arab," katanya.

“Aku merasa dia menekan tubuhku. Aku terus membungkuk ke belakang. Aku merasa dilecehkan, kotor, dan aku takut. Dia hanyalah seorang pemuda, mungkin sekitar 20 tahun," lanjutnya.

Sebelumnya, Michelle berencana melakukan kegiatan tersebut bersama seorang teman. Namun, karena kondisi angin yang dianggap terlalu kencang, mereka diminta terbang secara terpisah dengan masing-masing didampingi operator.

Temannya menjalani pengalaman paralayang tanpa masalah dan bersenang-senang.

Namun berbeda dengan Michelle, yang langsung menangis begitu kembali ke daratan dan segera melapor ke polisi setempat. Ia menyebut insiden itu menghancurkan liburan yang sudah lama direncanakan.

"Sebagai perempuan, kalian mungkin mengharapkan sedikit canda tawa dari pria di negara-negara ini, tapi ini bukan canda tawa, ini adalah pelecehan seksual," katanya.

Michelle menghabiskan $8.000 atau sekitar Rp130 juta, untuk perjalanan ke Tunisia bersama putrinya yang berusia 17 tahun, temannya, beserta putra kembarnya yang berusia 16 tahun.

Michelle mengaku telah mendapat bantuan dari otoritas Inggris dan perusahaan asuransinya. Ia juga percaya bahwa pelaku telah ditangkap.

Sementara itu, EasyJet, maskapai yang digunakan untuk memesan perjalanan tersebut, mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan atas insiden ini. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore