
Ledakan misterius guncang Iran. (Iran International)
JawaPos.com-Iran tengah dilanda rentetan ledakan dan kebakaran misterius yang terjadi hampir setiap hari dalam dua pekan terakhir. Insiden-insiden ini tak hanya menyasar fasilitas industri dan minyak, tetapi juga menghantam menara apartemen, bandara, dan gedung-gedung komersial, di sejumlah kota besar seperti Teheran, Karaj, Qom, Mashhad, dan Tabriz.
Meski pemerintah Iran dan media resmi menyebut penyebab kejadian ini sebagai akibat infrastruktur tua, kebocoran gas, atau kelalaian pemilik bangunan, muncul dugaan lain yang lebih serius: sabotase.
Mengutip laporan The New York Times, tiga pejabat Iran, termasuk seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menyatakan, mereka mencurigai bahwa sebagian besar peristiwa ini bukan kecelakaan biasa, melainkan hasil dari kampanye sabotase yang terkoordinasi.
Mereka tidak memberikan bukti langsung, tetapi menyinggung sejarah panjang operasi rahasia Israel di Iran, termasuk pembunuhan tokoh-tokoh penting dan serangan siber terhadap infrastruktur vital negara tersebut.
Menariknya, pemerintah Iran belum mengakui secara terbuka kemungkinan adanya sabotase. Secara resmi, penyebab ledakan-ledakan ini masih dikaitkan dengan gangguan teknis, kesalahan pemeliharaan, atau kelalaian pribadi.
Namun, absennya penjelasan yang meyakinkan telah memicu skeptisisme di kalangan masyarakat. Pada 10 Juli, sebuah ledakan mengguncang menara apartemen di wilayah barat Teheran, menyebabkan kerusakan berat dan melukai beberapa orang.
Otoritas menyebut kebocoran gas sebagai penyebabnya, namun sejumlah saksi mata mengatakan bangunan tersebut bahkan belum terhubung ke jaringan gas kota.
Lebih mencurigakan lagi, dalam kurun waktu 24 jam minggu lalu, terjadi ledakan di Bandara Mashhad, wilayah gurun dekat Semnan, serta di sebuah gedung komersial di pusat kota Teheran.
Penjelasan dari pihak berwenang yang menyebut kejadian di Mashhad sebagai akibat pembakaran ilalang terkontrol justru menambah ketidakpercayaan publik.
Kendati belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden-insiden ini, meningkatnya frekuensi dan pola kejadian memperkuat dugaan bahwa Iran tengah menjadi sasaran operasi tersembunyi yang mengincar stabilitas dalam negeri dan jaringan infrastrukturnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
