Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 05.52 WIB

Trump Frustrasi dengan Putin, Amerika Berikan Rudal Patriot ke Ukraina

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Istimewa) - Image

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Amerika Donald Trump uring-uringan terhadap sikap Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump berencana kembali mengirimkan senjata ke Ukraina. 

Pada Selasa (8/7) waktu setempat, Trump frustrasi dengan Putin. Menurutnya, Putin banyak omong kosong terkait ujung konflik dengan Ukraina.

"Kami mendapatkan banyak omong kosong yang dilemparkan kepada kami oleh Putin," tuturnya seperti dilansir dari The Guardian, Rabu (9/7). Namun, Trump belum tahu akan menghukum Rusia atau tidak. 

Janji Trump ini datang setelah Rusia menyerang Ukraina selama tujuh jam pada Kamis lalu. Ada 550 pesawat nirawak dan rudal balistik yang diluncurkan. 

"Kami akan mengirimkan beberapa senjata lagi yang kami miliki kepada mereka (Ukraina). Mereka harus bisa membela diri. Mereka terpukul sangat keras sekarang," kata Trump.

Hal ini tentu membawa angin segar bagi Kyiv. Pemerintah Ukraina menyambut baik langkah Trump ini meski mereka belum tahu seberapa banyak yang akan dikirimkan oleh Amerika. 

Salah satu senjata yang akan dikirimkan adalah 10 rudal Patriot. Sementara Ukraina sudah punya modal delapan baterai Patriot. Rudal Patriot bisa mencegat serangan udara. Mirip mantel udara. 

Departemen Pertahanan AS mengatakan senjata pertahanan tambahan segera dikirim atas arahan Trump. Jumat lalu, Trump menelpon Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Menteri Pertahanan Amerika Pete Hegseth minggu lalu menghentikan pengiriman pencegat pertahanan udara dan amunisi lainnya. Termasuk pengiriman yang berada di perbatasan Polandia-Ukraina. Dia mengklaim bahwa langkah itu diperlukan karena cadangan Pentagon hampir habis. Amerika hanya memiliki sekitar 25 persen rudal Patriot. Ini rencananya untuk Timur Tengah.

Penasehat Kementerian Ukraina Yuriy Sak mengatakan bahwa dia bersyukur bahwa Trump sudah kembali di pihak Rusia. "Pada tahap ini ini bukan tentang kuantitas. Ini tentang kesediaan Amerika Serikat untuk terus mendukung Ukraina," katanya. 

Sak mengakui bahwa jumlah rudal Patriot Amerika yang baru dipasok terlalu sedikit. "Ini adalah pertanda positif tetapi tidak cukup bagi kami untuk mempertahankan kota kami," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore