Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juli 2025 | 00.03 WIB

Mengutuk Israel yang Menyerang RS Indonesia di Gaza, sang Direktur dr Marwan Al-Sultan Beserta Anak dan Istri Gugur 

Generator Utama RS Indonesia Alami Shut Down.

JawaPos.com - Indonesia mengutuk keras serangan biadab Israel yang menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza dr Marwan Al-Sultan pada Rabu (2/7). Israel membunuh sang dokter ahli jantung itu bersama istri dan anaknya lewat serangan udara yang menargetkan kediamannya.

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (3/7), salah satu anak dokter Sultan yang berhasil selamat, Lubna Al-Sultan mengatakan, sebuah rudal F-16 tiba-tiba meledak di rumahnya. Rudal tersebut benar-benar menargetkan sang ayah karena hanya kamar sang dokter yang hancur lebih.

“Semua kamar di rumah utuh kecuali kamarnya. Ayahku, dr Marwan Al-sultan, ibuku dr Dhikra Nimr Al-Sultan dan saudara perempuanku menjadi korban,” ungkapnya.

Dia menegaskan, sang ayah tidak pernah berafiliasi dengan gerakan apa pun. Selama ini yang ia urusi hanya soal kesehatan dan pasien yang ia rawat selama perang.

Hal ini pula yang membuatnya bersedih. Dengan segala dedikasinya, sang ayah tak mendapat keadilan atas serangan yang benar-benar secara nyata menargetkannya.

Sementara itu, dilansir Associated Press, kepala perawat Rumah Sakit Indonesia, Issam Nabhan mengungkapkan, tubuh sang dokter, sang istri, anak perempuan, dan menantunya tiba di Rumah Sakit Shifa dalam keadaan tidak utuh.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengecam keras serangan biadab Israel yang telah terang-terangan menargetkan dr Marwan Al-Sultan. Kementerian juga menyatakan duka mendalam atas meninggalkan seorang martir yang menjalankan tugas kemanusiaan dan medis.

Kementerian Kesehatan Gaza menilai, karier dr Sultan adalah karir yang penuh belas kasih. Almarhum merupakan simbol dedikasi, keteguhan, dan ketulusan dalam situasi yang paling sulit dan saat-saat yang paling berat yang dialami oleh rakyat Palestina di bawah agresi Israel.

dr. Marwan Sultan, Director Rumah Sakit Indonesia di Gaza tewas karena serangan Zionis Israel. (Platform X).

“Setiap kejahatan terhadap personel medis dan kemanusiaan menegaskan metodologi berdarah dan telah direncanakan sebelumnya untuk secara langsung dan sengaja menargetkan mereka,” tulis Kementerian Kesehatan.

Kecaman ini juga disampaikan oleh Pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan, bahwa serangan Israel terhadap warga sipil dan tenaga medis merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

“Pemerintah Indonesia mengecam serangan Israel terhadap warga sipil dan tenaga medis,” ujarnya dalam keterangannya resminya Kamis (3/7).

Menlu pun menyampaikan duka cita mendalam atas wafat dr. Marwan Al-Sultan dan keluarganya. Menurutnya, dr Al-Sultan adalah simbol keberanian, kepedulian, dan kemanusiaan.

“Kehilangan beliau adalah duka bagi keluarga, rakyat Palestina, bangsa Indonesia, dan komunitas medis internasional. Doa yang tulus, simpati mendalam serta penghormatan tertinggi untuk dr. Marwan sekeluarga,” ungkapnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore