Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 02.53 WIB

Universitas di Hongkong Buka Peluang Emas bagi Mahasiswa Global yang Tak Diizinkan Menganyam Pendidikan di Harvard

Ilustrasi Universitas Harvard (frimufilms/freepik) - Image

Ilustrasi Universitas Harvard (frimufilms/freepik)

JawaPos.com - Langkah mengejutkan dari pemerintah Amerika Serikat yang mencabut izin Universitas Harvard dalam menerima mahasiswa asing menuai reaksi dari berbagai negara, termasuk Hong Kong. 

Menanggapi situasi ini, Biro Pendidikan Hongkong segera bertindak cepat dengan mendorong universitas-universitas lokal untuk membuka peluang baru bagi talenta global yang terdampak.

"Biro Pendidikan telah segera meminta semua universitas di Hongkong untuk memperkenalkan langkah-langkah fasilitasi bagi mereka yang memenuhi syarat dengan maksud untuk melindungi hak dan kepentingan sah siswa dan sarjana, dan untuk menarik talenta terbaik," Pernyataan biro yang dikirim melalui email yang  dikutip JawaPos.com dari Reuters pada Senin (26/05).

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Hongkong untuk memperkuat citranya sebagai pusat pendidikan internasional di Asia. 

Dengan memberikan dukungan akademik dan prosedur penerimaan yang efisien, Hongkong berharap mampu menampung mahasiswa berbakat yang terpaksa membatalkan rencana studi mereka di Amerika Serikat

Berikut Informasi lebih lanjut yang dihimpun dari Reuters pada Senin (26/05).

1. Respons Cepat Pemerintah Hongkong Melalui Biro Pendidikan


Pemerintah Hongkong menunjukkan respons cepat melalui Biro Pendidikan yang secara aktif meminta seluruh universitas di wilayah tersebut agar menyediakan fasilitas bagi mahasiswa asing yang terdampak larangan Universitas Harvard. 

Langkah ini menegaskan komitmen Hongkong dalam menjaga keberagaman dan kualitas dunia pendidikan.

Selain membuka jalur khusus penerimaan, Biro Pendidikan juga menjalin komunikasi dengan Harvard Club of Hongkong untuk memastikan bahwa mahasiswa yang sudah diterima di Harvard tetap mendapatkan dukungan akademik dan administratif yang layak. 

Hal ini menjadi sinyal bahwa pemerintah Hongkong bersedia mengambil peran aktif dalam dinamika pendidikan global.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu mahasiswa, tetapi juga memperkuat reputasi Hongkong sebagai destinasi pendidikan unggulan. 

Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat menjadi nilai tambah yang meningkatkan daya saing akademik Hongkong di tingkat internasional.

2. Universitas di Hongkong Buka Pintu Lebar untuk Mahasiswa Harvard

Beberapa universitas ternama di Hongkong, termasuk Universitas Sains dan Teknologi Hongkong (HKUST), telah secara terbuka mengundang mahasiswa internasional dari Harvard untuk melanjutkan studi mereka. Ini mencakup mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif yang terdampak oleh larangan tersebut.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore