
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning. (AP Photo)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi melarang mahasiswa asing untuk berkuliah di Universitas Harvard, Jumat (23/5/2025).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning mengecam keputusan yang diambil oleh Presiden Trump. Dia menyebut bahwa keputusan ini hanya akan merusak citra dan kredibilitas internasional AS.
“Tindakan yang dilakukan oleh pihak AS hanya akan merusak citra dan kredibilitas internasionalnya sendiri,” kata Mao Ning dalam sebuah pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Tiongkok seperti dikutip Associated Press (AP), Sabtu (24/5).
Baca Juga: Trump Cabut Izin Harvard University untuk terima Mahasiswa Asing, 27 Persen Mahasiswa Terancam
Sebagai informasi, pada tahun 2024, Universitas Harvard telah menerima 6.703 mahasiswa asing, termasuk dari Tiongkok dan India.
Sebanyak 1.203 mahasiswa asing itu berasal dari Tiongkok. Sedangkan 788 mahasiswa asing lainnya berasal dari India.
Pemerintah Tiongkok mengecam keras kebijakan ini karena hubungan kerjasama kedua negara di bidang pendidikan telah dipolitisasi.
Sebelum Trump mengeluarkan kebijakan larangan mahasiswa asing untuk berkuliah di Harvard. Dilansir AP, mahasiswa asing yang sebagian besar berasal dari Tiongkok mengecam Pemerintah AS soal genosida rakyat Palestina di Gaza.
Hal itu membuat Pemerintah AS geram, dan mengeluarkan kebijakan untuk melarang mahasiswa asing untuk berkuliah di Universitas Harvard karena mereka selalu menyuarakan keadilan untuk Palestina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
