Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 00.38 WIB

Setelah 9 Bulan Terdampar di Luar Angkasa dengan Misi yang Berliku, Astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams Akhirnya Kembali ke Bumi

Astronot NASA berada di kapsul SpaceX Dragon di kapal pemulihan MEGAN setelah mendarat di perairan lepas pantai Tallahassee, Florida, Selasa (18/3/2025). (Reuters) - Image

Astronot NASA berada di kapsul SpaceX Dragon di kapal pemulihan MEGAN setelah mendarat di perairan lepas pantai Tallahassee, Florida, Selasa (18/3/2025). (Reuters)

JawaPos.com – Dua astronot NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams, akhirnya kembali ke Bumi setelah menjalani misi yang jauh lebih panjang dari yang direncanakan. Mereka mendarat dengan selamat menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon di lepas pantai Florida pada Selasa (18/3/2025), mengakhiri terdampar selama 286 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).

Wilmore dan Williams awalnya dijadwalkan untuk menjalani misi delapan hari di ISS dengan kapsul Boeing CST-100 Starliner yang mereka tumpangi saat peluncuran pada Juni 2024.

Namun, gangguan pada sistem propulsi Starliner menyebabkan NASA memutuskan untuk tidak menggunakannya dalam perjalanan pulang. Sebagai gantinya, keduanya harus tetap tinggal di ISS dan bergabung dengan rotasi kru NASA hingga ada wahana lain yang dapat membawa mereka kembali.

Keputusan ini mengubah perjalanan mereka dari misi singkat menjadi ekspedisi hampir sembilan bulan di luar angkasa. Selama periode ini, mereka terlibat dalam sekitar 150 eksperimen ilmiah dan pemeliharaan rutin di ISS, memastikan kelangsungan operasi laboratorium luar angkasa tersebut.

Kepulangan yang Tertunda dengan SpaceX Crew Dragon

Dilansir dari Reuters, Rabu (19/3/2025), NASA akhirnya memutuskan untuk memulangkan Wilmore dan Williams menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon Freedom setelah mengalami serangkaian penundaan.

Pada Selasa (18/3/2025) pagi, keduanya, bersama dua astronot lain—Nick Hague dari NASA dan Aleksandr Gorbunov dari Roscosmos—berangkat dari ISS pada pukul 01.05 ET (05.05 GMT).

Perjalanan kembali ke Bumi memakan waktu 17 jam. Kapsul Crew Dragon melintasi atmosfer dengan perlindungan perisai panas dan dua set parasut yang berfungsi memperlambat kecepatan orbitnya dari 27.359 km/jam hingga mencapai 27 km/jam saat mendarat. Akhirnya, mereka tiba dengan selamat di perairan lepas pantai Florida pada pukul 17.57 ET.

Setelah pendaratan, komandan misi, Nick Hague, mengungkapkan kegembiraannya melalui komunikasi radio dengan pusat kendali. “Sungguh perjalanan yang luar biasa. Saya melihat seluruh kru di dalam kapsul ini tersenyum lebar dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Sambutan NASA dan Pemulihan Para Astronot

Setelah pendaratan yang sukses, para astronot segera dievakuasi dan diterbangkan ke Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke keluarga mereka.

Steve Stich, kepala Program Kru Komersial NASA, menegaskan bahwa Wilmore dan Williams akan mendapatkan waktu istirahat yang sangat mereka perlukan.

“Mereka akan mendapatkan waktu istirahat yang sangat layak, waktu yang layak dengan keluarga mereka. Ini adalah waktu yang lama bagi mereka,” kata Stich.

Misi yang Menjadi Sorotan Politik

Selain aspek teknis dan ilmiah, misi Wilmore dan Williams juga menjadi bahan perdebatan politik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyerukan percepatan pemulangan mereka, bahkan menuduh tanpa bukti bahwa pemerintahan sebelumnya telah “menelantarkan” mereka di ISS karena alasan politik.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore