
Meghan Markle dan Pangeran Harry. Sumber foto: Pinkvilla.com
JawaPos.com - Meghan Markle dan Pangeran Harry diketahui pergi ke Kolombia dan mengakhiri hari pertama setelah berbicara tentang keamanan daring di Summit for Responsible Digital Future.
Sementara acara tersebut dipimpin oleh Markle, ia menyampaikan pesannya kepada hadirin, Duke of Sussex juga menambahkan pokok bahasan dan berbicara tentang bagaimana keduanya menjaga anak-anak mereka aman dari pelecehan daring.
Dikutip dari Pinkvilla.com, Sabtu (17/8), selain mantan pasangan kerajaan tersebut, panel tersebut juga mencakup Wakil Presiden Kolombia, Francia Márquez, salah satu pendiri dan CEO Rappler dan Pemenang Nobel Perdamaian Maria Ressa.
Duke dan Duchess berbincang tentang perlunya memprioritaskan kemanusiaan dan hak asasi manusia pengguna daring.
Berbicara tentang Archwell Foundation dan bagaimana yayasan tersebut bekerja untuk menggambarkan platform digital yang tidak aman.
Pangeran Harry mengatakan, “Dengan Archwell Foundation, saya dan istri saya percaya bahwa integritas informasi adalah hak fundamental.”
Lebih lanjut, Markle menyatakan, “Kita harus mencontohkan bagaimana kita ingin anak-anak kita dibesarkan dan dunia tempat kita membesarkan mereka.”
Markle lebih lanjut mengklaim bahwa jika ada orang yang menghadapi kebencian daring, maka itu adalah sesuatu yang harus diselesaikan dan Yayasan akan membantu melawannya.
Menurut reporter BBC yang hadir di acara tersebut dan melaporkan komentar Harry, yang mengatakan, “Selama orang-orang dibiarkan menyebarkan kebohongan, pelecehan, maka kohesi sosial seperti yang kita tahu telah benar-benar hancur.”
Setelah pasangan itu mengundurkan diri di Kolombia, mereka ditemani oleh para penari dan pertunjukan penuh warna untuk menghibur para mantan anggota Kerajaan.
Sementara itu, sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan Inggris mengungkapkan bahwa Duke dan Duchess of Sussex diduga tengah mengincar rekonsiliasi dengan Pangeran Harry dan Putri Kate.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
