
Demonstran di Prancis Tolak Israel di Olimpiade Paris 2024 (Sumber Foto : Columbia Missourian)
JawaPos.com – Ratusan pengunjuk rasa pro Palestina berkumpul di dekat markas penyelenggara Olimpiade Paris 2024 pada Rabu (1/5), untuk menyerukan pembatasan terkait partisipasi Israel dalam Olimpiade musim panas nanti yang diselenggarakan di ibu kota Prancis.
Dikutip melalui Columbia Missourian, Kamis (2/5), diperkirakan ada sekitar 300 orang yang hadir di markas besar Komite Penyelenggara Paris, untuk Olimpiade dan Paralimpiade di dekat pinggiran kota Saint-Denis dengan mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan yang menentang.
‘Partisipasi institusional Israel dalam Olimpiade karena perang di Gaza’ tulis salah satu slogan demonstran.
Dalam unjuk rasa ini didasari, saat atlet yang berasal dari Rusia akan berkompetisi dalam Olimpiade di bawah bendera yang netral dan tidak ada pejabat pemerintah negara yang diizinkan untuk menghadiri Olimpiade sebagai akibat Invasi Rusia ke Ukraina.
Hal ini membuat pengunjuk rasa menuntut kepada Komite Olimpiade Internasional harus menerapkan protokol yang sama terhadap Israel.
“Mereka tidak membutuhkan lebih dari empat hari untuk memutuskan melarang Rusia dan Belarusia dari Olimpiade setelah invasi Ukraina,” Kata Nicolas Shahshahani, anggota kelompok aktivis Euro Palestina.
Dalam sebuah wawancara awal bulan ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya berbicara mendukung keputusan IOC untuk mengizinkan atlet Rusia berkompetisi di Olimpiade meskipun ada invasi Ukraina tetapi di bawah bendera yang netral.
Sementara itu, dia membela partisipasi atlet Israel di bawah bendera negara mereka meskipun ofensif di tengah perang Gaza sejak 7 Oktober 2023, “Kami tidak bisa mengatakan bahwa Israel menyerang.”
“Israel adalah korban dari serangan teroris yang sekarang di tanggapi di Gaza,” kata Macron.
Protes hari Rabu itu terjadi beberapa hari setelah mahasiswa pro-Palestina, terinspirasi oleh perkemahan solidaritas Gaza di kampus-kampus di Amerika Serikat, melakukan protes dan mencoba menduduki Gedung kampus di dua Universitas bergengsi Prancis di wilayah Paris, Universitas Sorbonne dan Institut Studi Politik Paris.
Pada hari Selasa, polisi Prancis memindahkan 50 mahasiswa dari Universitas Sorbonne setelah pengunjuk rasa pro-Palestina menduduki halaman utama. Pekan lalu, protes pecah di Institut Studi Politik Paris yang dikenal sebagai Sciences Po, ketika mahasiswa pro-palestina berusaha menduduki amfiteater.
Olimpiade di Paris akan berlangsung pada 26 Juli – 11 Agustus 2024 diikuti oleh Paralimpiade 28 Agustus – 8 September 2024.
***

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
