
Menlu RI Retno Marsudi memilih walk out saat Dubes Israel untuk PBB Gilad Erdan berbicara dalam debat terbuka Dewan Keamanan (DK) PBB terkait Palestina.
JawaPos.com - Indonesia menyerukan semua pihak menahan diri seiring meningkatnya eskalasi keamanan di Timur Tengah. Selain itu, Dewan Keamanan PBB didesak segera bertindak untuk menurunkan ketegangan dan terus berupaya menciptakan perdamaian di kawasan tersebut. Tak terkecuali, menghentikan pendudukan ilegal Palestina dan berbagai pelanggaran hukum internasional oleh Israel.
”Penyelesaian masalah Palestina yang adil melalui two-state solution akan menjadi kunci terciptanya stabilitas keamanan kawasan,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangan resmi kemarin (14/4).
Sementara itu, memperhatikan perkembangan situasi politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengimbau WNI yang berada di wilayah Iran, Israel, dan Palestina untuk meningkatkan kewaspadaan. WNI yang belum melakukan lapor diri diminta agar segera menghubungi perwakilan RI terdekat. Pelaporan diri juga dapat dilakukan secara online di http://peduliwni.kemlu.go.id.
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha mengimbau WNI yang memiliki rencana melakukan perjalanan ke Israel atau Iran untuk menundanya. Imbauan itu telah disampaikan sejak 13 April 2024. ”Sekiranya tidak mendesak, diimbau menunda perjalanan,” tuturnya.
Saat ini Kemenlu terus memantau dari dekat perkembangan di kawasan Timur Tengah pasca serangan yang terjadi pada Minggu dini hari. Kemenlu juga berkomunikasi dan berkoordinasi dengan KBRI Amman, KBRI Tehran, perwakilan RI lainnya di Timur Tengah, dan para WNI yang tinggal di kawasan tersebut guna memastikan kondisi mereka. ”KBRI Amman telah menjalin komunikasi dengan para WNI yang menetap di wilayah Israel. Hingga saat ini tidak ada informasi WNI yang terdampak dalam serangan balasan Iran ke Israel pada tanggal 14 April 2024,” jelasnya.
Komunikasi juga dilakukan dengan KBRI Tehran. Menurut dia, KBRI Tehran telah mengeluarkan imbauan dan melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia di Iran untuk memastikan kondisi mereka aman. ”Sejauh ini seluruh WNI di Iran juga dalam kondisi sehat dan aman,” sambungnya. Saat ini, KBRI Tehran telah melakukan pemutakhiran rencana kontingensi sebagai antisipasi eskalasi konflik lebih lanjut.
Database KBRI Amman mencatat, terdapat 115 WNI yang berada di Israel. Mayoritas menetap di Yerusalem, Tel Aviv, dan Arava. Sementara itu, KBRI Tehran mencatat 376 WNI yang menetap di Iran. Mayoritas merupakan pelajar atau mahasiswa di Kota Qom, Tehran, Mashhad, Esfahan, Gorgan, Shiraz, dan lainnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
