
Massa saat aksi Doa Bersama untuk Rakyat Palestina di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (07/04/2024).
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat seluruh dunia untuk mendukung masyarakat Palestina berdaulat. Hal itu bertujuan agar Israel angkat kaki dari Palestina.
"Kita berharap mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Israel juga harus angkat kaki dan menyerahkan kembali sepenuhnya tanah rakyat Palestina yang telah mereka rampas, sehingga negara Palestina yang merdeka dan berdaulat kita dambakan bersama akan dapat segera terwujud," kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas dalam keterangannya, Senin (15/4).
Anwar menjelaskan, penyelesaian masalah Palestina dan Israel melalui perundingan tampaknya hanya akan membuang-buang waktu dan anggaran saja. Sebab, apapun keputusan PBB kalau itu akan merugikan pihak Israel maka Amerika Serikat dengan cepat akan menolaknya.
"Karena sudah menjadi sikap bagi Amerika Serikat untuk selalu berada dalam posisi membela kepentingan Israel, sehingga akibatnya sejak negara Israel berdiri tahun 1948 sampai hari ini persoalan konflik Palestina dan Israel tidak kunjung selesai," ucap Anwar.
Ia mengutarakan, sudah ratusan kali perundingan dan pertemuan untuk penyelesaian konflik Palestina dan Israel sudah dilakukan. Namun hasilnya selalu tidak memuaskan, bahkan tanah rakyat Palestina terus mereka duduki. Sehingga saat ini wilayah yang dikuasai Israel sudah empat kali lipat lebih luas dari wilayah yang mereka kuasai di awal berdirinya negara Israel tersebut.
Oleh karena itu, lanjut Anwar, sudah waktunya negara-negara yang mendukung perjuangan rakyat Palestina, terutama dari negara-negara yang bertetangga dengan Palestina untuk membantu rakyat Palestina dengan persenjataan yang lengkap dan canggih. Hal itu penting, agar mereka dapat kembali merebut wilayah yang telah diduduki dan dirampas oleh Israel tersebut.
Menurutnya, dengan menyerang Israel dari segala arah dengan dibantu oleh negara-negara lain seperti Tiongkok dan Rusia, serta Iran dan Turki sampai Israel lumpuh dan memenuhi tuntutan dunia internasional.
"Memang kita tahu Amerika Serikat tentu tidak akan tinggal diam, tapi kita tidak usah takut karena sejarah telah menunjukkan bahwa meskipun Amerika Serikat memiliki persenjataan yang cukup canggih, namun Amerika terpaksa mundur dari Vietnam dan dari Afghanistan, karena mereka tidak sanggup menghadapi semangat yang tinggi dan berkobar-kobar dari rakyat di kedua negara itu," cetus Anwar.
"Seperti halnya juga yang pernah di alami oleh negara dan bangsa kita dimana tentara sekutu yang ingin mengembalikan indonesia di bawah jajahan Belanda juga tidak mampu menghadapi tentara rakyat yang sudah bersatu. Sehingga tentara sekutu harus mundur dari negara yang sama-sama kita cintai ini," imbuhnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
