Korea Selatan Dilanda Tsunami Setinggi 85 cm, pasca gempa di Ishikawa, Jepang, Senin (1/1).
JawaPos.com – Baru-baru ini terjadi Tsunami di Jepang. Tepatnya pada Senin (1/1) kemarin Jepang kembali dilanda bencana. Dikutip dari Antara, gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter telah mengguncang di pantai laut Jepang.
Gempa yang terjadi pukul 16.10 waktu setempat tersebut telah menggetarkan sejumlah gedung-gedung di pusat Kota Tokyo. Peringatan akan tsunami, diperkirakan menaksir tinggi gelombang tsunami setinggi 5 meter di Ishikawa.
Gempa tersebut diketahui telah menewaskan banyak korban jiwa, kerusakan bangunan, pemadaman listrik dan mendorong hampir 100 ribu masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
BMKG menyebutkan bahwa tsunami yang terjadi akibat gempa di wilayah pantai barat Honshu, Jepang itu tidak dampaknya tidak akan sampai ke Indonesia.
Tsunami itu sendiri berasal dari bahasa Jepang: Tsu berarti pelabuhan, dan nami berarti gelombang, secara harfiah diartikan ombak besar di pelabuhan.
Tsunami, umumnya terjadi karena adanya sebuah ombak yang dipicu oleh gempa bumi, gempa laut, gunung meletus, atau hantaman meteor di laut.
Menurut BMKG, gempa yang berpotensi menimbulkan Tsunami adalah:
- Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan kedalamannya < 100 Km
- Gempa bumi dengan kekuatan > 7.0 Skala Richter
- Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Mendengar kata Tsunami, mungkin beberapa dari kita akan mengingat kembali peristiwa gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter terbesar di Indonesia, yaitu di Aceh pada tahun 2004 silam yang telah menewaskan puluhan ribu korban jiwa terbanyak di Indonesia.
Dikutip dari laman bandaacehkota.go.id, pada 26 Desember kemarin kota Aceh mengadakan dzikir bersama, dalam memperingati 19 tahun tsunami Aceh di Lambaro Skep.
Mengingat tsunami tersebut, Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin mengungkap bahwa Banda Aceh sebagai ‘kota mati’ dalam acara doa tersebut.
Dimana bencana alam itu telah merusak 2/3 wilayah di kota, hingga membuat Aceh menyerupai kota tak berpenghuni.
Selain Indonesia, Tsunami yang telah memakan korban jiwa terbanyak juga terjadi di Jepang.
Dikutip dari Hindustan Times, Jepang memiliki kenangan pahit akan tsunami yang berkekuatan 9,0 Skala Richter di pantai timur laut Jepang pada Maret 2011 silam.
Peristiwa Tsunami tersebut diketahui telah memakan korban jiwa sebanyak 18.500 orang, baik tewas atau hilang dan memaksa matinya reaktor nuklir di Fukushima.
Dengan banyaknya bencana gempa maupun tsunami di dunia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan tips yang harus dilakukan jika terjadi tsunami.
1. Jangan panik
2. Jangan menjadikan gelombang tsunami sebagai tontonan, apabila gelombang tsunami sudah dapat dilihat.
3. Bergeraklah dengan cepat ke tempat yang lebih tinggi. Jika berada di sekitar laut atau sungai, segera berlari ke daerah yang lebih tinggi
4. Jika situasi memungkinkan, pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan.
5. Jika situasi tidak memungkinkan untuk mencari tempat evakuasi, carilah bangunan bertingkat, gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (setidaknya sampai ke lantai tiga). (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
