
Serangan bom Israel di Gaza Selatan telah menewaskan staf WHO. (X.com)
JawaPos.com - Seorang staf WHO bernama Dima Abdullatif Mohammed Alhaj tewas setelah serangan bom oleh Israel di Gaza.
Pihak WHO mengumumkan kabar duka tersebut melalui akun resmi mereka, X, pada hari Rabu (22/11), dilansir dari Radar Jember.
Dalam pernyataannya, WHO hanya menyebutnya sebagai 'pembunuhan tragis' tanpa menyebutkan Israel.
WHO juga mengakui bahwa, korban adalah seorang administrator pasien di Pusat Rekonstruksi Anggota Badan, yang merupakan bagian penting dari Tim Trauma dan Darurat WHO.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh WHO, diungkapkan bahwa rumah orang tua Dima di Gaza Selatan telah menjadi target serangan bom.
Dalam tragedi ini, Dima bersama suaminya, juga bayi laki-laki mereka yang berusia enam bulan, serta dua saudara laki-lakinya juga ikut tewas dengan cara yang sangat tragis.
Di dalam rumah tersebut juga terdapat 50 anggota keluarga dan warga yang ikut berlindung, namun, mereka juga ikut tewas.
Di lain sisi, Dima telah berhasil meraih gelar sarjana dalam bidang Ilmu Lingkungan dan Kebumian dari Universitas Islam Gaza.
Selanjutnya ia terus melanjutkan studi dan bekerja dalam bidang isu lingkungan dan kesehatan.
Dikabarkan, Dima merupakan seorang mahasiswa magister di Universitas Glasgow, Skotlandia, Inggris.
Ia dikenal sebagai individu yang luar biasa dengan senyuman yang cerah, penuh keceriaan, dan sikap positif.
Dr. Rik Peeperkorn, perwakilan WHO di wilayah pendudukan Palestina, mengungkapkan bahwa Dima juga memiliki sikap penuh hormat.
Sementara itu, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan rasa duka mendalam atas kematian Dima akibat kekejaman tentara Israel.
Dalam postingan di media X Tedros menyatakan, "Saya dan rekan-rekan saya sangat sedih sekali, kami kehilangan salah satu anggota kami di #Gaza hari ini. Anak muda kita”.
Selanjutnya, Tedros terus berupaya mendesak gencatan senjata segera diwujudkan di Gaza.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
