Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 November 2023 | 17.41 WIB

Mengejutkan! Lima Negara di Eropa Ini Memiliki Utang Terbesar pada Tahun 2023

Hutang nasioanl menjadi bencana bagi ekonomi Eropa. (sumber: pexels/ David McBee)

U

JawaPos.com - Tahukan Anda, bahwa kebanyakan negara yang maju sebenarnya memiliki utang paling banyak pada masanya.

Contohnya adalah Jepang, Jepang menempati sebagai negara nomor satu dengan utang terbesar pada tahun 2022 silam.

Penelitian dari New Economics Foundation (NEF) menyatakan bahwa negara-negara di Uni Eropa dengan utang tinggi dapat menginvestasikan tambahan €135 miliar per tahun untuk proyek ramah lingkungan tanpa meningkatkan beban utang hingga 2030.

Dilansir dari media new economics foundation, Sabtu (25/11), NEF menyoroti bahwa peraturan pinjaman baru UE dapat menghambat investasi lingkungan yang memberikan nilai tambah jangka panjang.

Negara-negara yang melakukan pemotongan anggaran antara 2009-2019, seperti Spanyol dan Yunani, mengalami peningkatan rasio utang terbesar.

Penelitian ini juga menemukan risiko kesenjangan antara negara-negara kaya dan yang memiliki utang rendah dengan yang kurang kaya.

Menurut Investopedia, krisis utang Yunani disebabkan oleh kebijakan fiskal pemerintah yang termasuk pengeluaran yang terlalu banyak.

Yunani juga kurang produktif dan kurang kompetitif dibandingkan dengan negara-negara UE lainnya, sehingga sulit untuk membayar kembali pinjaman mereka.

Masalah ekonomi Yunani juga ikut merosot selama krisis-keuangan global pada tahun 2007, ketika menghadapi inflasi tinggi, defisit tinggi, pertumbuhan rendah, dan masalah nilai tukar.

2. Italia: 132,2%

Italia, memiliki utang terbesar di Eropa karena masalah struktural dan non-struktural dalam perekonomiannya.

Pengeluaran pemerintah yang besar sejak tahun 1980-an telah menyebabkan kenaikan utang yang signifikan.

Rasio utang Italia terhadap PDB adalah yang tertinggi kedua di EU, mencapai 132,2% dari PDB, sehingga Italia menjadi sasaran investor.

Menurut Commoditi, Portugal memilki utang nasional yang tinggi karena tindakan pemerintah selama krisis keuangan pada tahun 2008.

Pertumbuhan ekonomi Portugal terhenti antara tahun 2001 dan 2002, dan resesi global dimulai pada tahun 2009, sehingga negara ini tidak dapat membayar atau membiayai kembali utang pemerintahnya tanpa bantuan pihak ketiga.

4. Siprus: 102,5%

Pada akhir tahun 2017, utang nasional Siprus mencapai 97,5% dari PDB. Utang nasional Siprus yang sangat tinggi adalah hasil dari krisis perbankan yang terjadi di negara itu dari tahun 2012 hingga 2013.

Siprus memiliki karakteristik yang tidak biasa dalam hal utang nasionalnya. Negara ini memiliki persentase tertinggi utang yang dimiliki oleh non-residen dari semua negara yang dipantau oleh Eurostat.

Hal ini juga disebabkan oleh fakta bahwa investor asing yang membeli obligasi Siprus.

5. Belgia: 102%

Menurut National Bank of Belgium, pada kuartal kedua tahun 2020, utang negara Belgia mencapai 115% dari PDB.

Hal ini terkait karena krisis pandemi COVID-19 yang menyebabkan pengeluaran pemerintah untuk mendukung ekonomi.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore