
Dokter Palestina, Hassan Zain al Din, memberikan perawatan terhadap seorang anak yang mengungsi pada Oktober 2023. (Sumber: REUTERS/Ahmed Zakot)
JawaPos.com - Jalur Gaza tengah menghadapi peningkatan risiko penyebaran penyakit akibat pemboman udara Israel yang telah mengganggu sistem kesehatan, akses terhadap air bersih, dan menyebabkan orang berkerumun di tempat penampungan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (8/11).
"Ketika kematian dan cedera di Gaza terus meningkat akibat meningkatnya intensitas penyerangan, kepadatan penduduk yang berlebihan dan terganggunya sistem kesehatan, air, dan sanitasi menimbulkan bahaya tambahan, yakni penyebaran penyakit menular yang cepat,” kata WHO.
"Beberapa tren yang mengkhawatirkan sudah mulai muncul," imbuh WHO.
Dikatakan bahwa kekurangan bahan bakar di daerah padat penduduk telah menyebabkan pabrik desalinasi ditutup, yang meningkatkan risiko penyebaran infeksi bakteri seperti diare.
Meskipun pengiriman makanan, air dan obat-obatan ke Gaza sangat terbatas, Israel menolak memberikan bahan bakar karena kekhawatiran tentang kemungkinan pengalihan oleh Hamas meskipun ada seruan dari PBB dan kelompok bantuan kemanusiaan.
WHO mengatakan lebih dari 33.551 kasus diare telah dilaporkan sejak pertengahan Oktober, sebagian besar terjadi pada anak balita.
Dikatakan bahwa jumlah anak yang terkena dampak menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan rata-rata 2.000 kasus setiap bulan pada kelompok usia tersebut sepanjang 2021 dan 2022.
Kurangnya bahan bakar juga mengganggu pengumpulan limbah padat, yang menurut WHO menciptakan 'lingkungan yang kondusif bagi perkembangbiakan serangga, hewan pengerat yang dapat membawa dan menularkan penyakit secara cepat dan luas'.
Dikatakan bahwa 'hampir mustahil' bagi fasilitas kesehatan untuk mempertahankan tindakan dasar pencegahan infeksi, sehingga meningkatkan risiko infeksi para korban yang disebabkan oleh trauma, pembedahan, dan persalinan.
"Terganggunya kegiatan vaksinasi rutin, serta kurangnya obat-obatan untuk mengobati penyakit menular, semakin meningkatkan risiko percepatan penyebaran penyakit," ujar pihak WHO.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022