Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 20.23 WIB

Merasa Diabaikan, Zelensky Ungkap Konflik di Gaza Alihkan Fokus Dunia dari Perang Ukraina

Presiden Ukraina Volodymr Zelensky. - Image

Presiden Ukraina Volodymr Zelensky.

JawaPos.com – Presiden Ukraina Volodymry Zelensky mengklaim, konflik antara Israel dan Gaza di Timur Tengah telah mengalihkan fokus dari perang di Ukraina.

“Tentu saja, jelas bahwa perang di Timur Tengah, konflik ini, mengalihkan fokus perhatian,” kata Zelensky dalam konferensi pers bersama Ketua Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen dikutip dari news.co.au.

Zelensky kemudian mengklaim, bahwa peralihan fokus dari Ukraina adalah salah satu tujuan Rusia.

Negara-negara mitra Ukraina, baik Amerika Serikat dan Eropa, memberikan suplai bantuan militer untuk Israel sejak konflik terus berlanjut di Gaza.

Namun segalanya menjadi lebih rumit ketika menyangkut Ukraina. Amerika adalah pendukung militer terbesar Ukraina, yang telah memberikan dana puluhan miliar dolar sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022.

Melansir dari Reuters, Minggu (5/11) Zelensky meminta AS untuk menyediakan lebih banyak dana guna membantu pasukannya melawan Rusia, dan mengundang mantan Presiden AS Donald Trump terbang ke Ukraina untuk melihat sendiri skala konflik di sana.

Zelensky mengatakan, tentara Amerika bisa terseret ke dalam konflik Eropa yang lebih besar dengan Rusia jika Washington tidak meningkatkan dukungannya.

Presiden AS, Joe Biden dari Partai Demokrat sudah mendesak kongres AS untuk meloloskan rancangan undang-undang belanja tambahan sebesar USD 106 miliar, yang sebagian besarnya akan digunakan untuk pertahanan Ukraina.

Namun, pekan lalu DPR AS malah meloloskan rancangan undang-undang yang memberikan bantuan sebesar USD 14,3 miliar kepada Israel, namun tidak mencakup peningkatan bantuan apapun untuk Ukraina.

Dalam sebuah wawancara pada hari Minggu (5/11), Zelensky mengundang mantan Presiden AS Donald Trump, dari partai Republik, untuk mengunjungi Ukraina untuk melihat dampak konflik yang disebabkan oleh Rusia.

Tump, yang mencalonkan diri kembali sebagai Capres pada tahun 2024, sangat kritis terhadap dukungan AS untuk Ukraina dan mengatakan, ia dapat mengakhiri perang dalam waktu 24 jam jika terpilih kembali sebagai Presiden AS.***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore