Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 13.22 WIB

Bukan Emas, Masjid Al Aqsa Justru Berkubah Abu-Abu! Simak Sejarah dan Asal-usulnya

 
 

Potret Masjid Al Aqsa di Yerusalem

 
JawaPos.com - Masjid Al Aqsa seringkali dikira berkubah emas oleh masyarakat, padahal masjid tersebut memiliki kubah berwarna abu-abu.
 
Masjid yang terletak di timur kota Yerusalem, Palestina ini menyimpan tak hanya nilai keagamaan, tapi juga nilai politik dan sejarah.
 
Secara umum, masjid ini dikenal dengan nama Al Aqsa, walaupun nama tersebut lebih dipergunakan untuk menyebut keseluruhan komplek yang mengitarinya.
 
Di dalam komplek tersebut terdapat beberapa bangunan penting yang lain, seperti Kubah Ash Shakhrah, Mushola Al Mawarni, Kubah Al Mi'raj, dan sebagainya.
 
Jauh sebelum Masjid Al Aqsa dibangun, lahan tempatnya berdiri merupakan area perluasan bukit yang dibangun oleh Raja Herodes Agung pada 20 SM.
 
Kemudian di tahun 530-an, Kaisar Yustinianus membangun gereja Kristen yang dipersembahkan untuk Perawan Maria pada situs tersebut.
 
Tak hanya itu, umat Yahudi mempercayai bahwa Masjid Al Aqsa dulunya merupakan tempat turunnya Bait Suci.
 
Dikutip dari Wikipedia, Masjid Al Aqsa pertama kali dibangun pada masa Umar bin Khattab RA.
 
Namun, pendapat lain menyatakan bahwa pembangunan masjid ini dilakukan pada masa Kekhalifahan Umayyah.
 
Pasca gempa yang melanda di tahun 746, Masjid Al Aqsa mengalami kerusakan total sehingga dibangun lagi oleh Abbasiyah Al Mansur pada tahun 754.
 
Kemudian pada tahun 780, pengganti Abbasiyah Al Mansur, Al Mahdi memperbarui kembali bangunan Masjid Al Aqsa.
 
 
Gempa kembali melanda Masjid Al Aqsa pada 1033, namun dua tahun setelahnya, Fatimiyyah Ali azh-Zhahir kembali membangunnya dan berdiri hingga saat ini.
 
Di masa modern, renovasi pertama kali dilakukan pada tahun 1922 ketika Majelis Tinggi Islam dipimpin oleh Amin Al Husseini.
 
Meskipun dilanda gempa bumi berkali-kali dan dihangus api pada peristiwa kebakaran di tahun 1969, Masjid Al Aqsa tetap berdiri kembali setelah direnovasi sedemikian rupa.
 
Masjid Al Aqsa juga merupakan tempat paling suci ketiga bagi umat muslim setelah Mekkah dan Madinah.
 
Berhadapan dengan Tembok Ratapan, komplek Masjid Al Aqsa tidak hanya sakral bagi umat Muslim, namun juga bagi umat Yahudi.
 
Komplek tersebut juga dianggap sakral bagi umat Kristen, sehingga situs ini disebut sebagai situs yang sensitif dalam konflik Palestina-Israel.
 
Seperti yang sudah diketahui, masjid ini memiliki ciri khas pada kubah abu-abunya yang ternyata berasal dari bahan baku timah.
 
Dibangun pertama kali oleh Abdul Malik bin Marwan, kubah Masjid Al Aqsa juga menunjukkan ciri khas bangunan di masa Islam awal.
 
Namun, sayangnya kubah yang pertama kali dibangun sudah tidak tersisa lagi, sehingga Ali azh-Zhahir membangun kembali kubah yang ada hingga saat ini.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore