
(kiri) Ramon Escobar membunuh (kanan) Villanueva karena kebersihan di sel mereka.
JawaPos.com - Seorang pembunuh berantai di California, yang membunuh dua anggota keluarga, kemudian lima orang secara acak. Mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia membunuh teman satu selnya yang seorang pedofil, karena dia jorok, menurut laporan lokal dan dokumen pengadilan yang diperoleh Fox News Digital.
Ramon Escobar (52), didakwa karena membunuh teman satu selnya, Juan Villanueva (53), pada bulan September 2023. Beberapa bulan, setelah sipir penjara menemukan narapidana pemerkosa anak itu tewas di dalam selnya.
Ketika seorang petugas datang untuk memeriksa pembunuh berantai dan pedofil tersebut, Ramon Escobar diduga langsung mengakui perbuatannya yang membunuh Villanueva.
"Hei, saya minta maaf Jenkins. Aku membunuhnya," kata Escobar kepada petugas, menurut pernyataan tertulis.
Villanueva dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tahun lalu. karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak di bawah umur (14). Villanueva tiba di penjara pada bulan Februari 2023, hanya beberapa hari sebelum dia dibunuh, menurut Departemen Pemasyarakatan dan Rehabilitasi California.
Seorang penjaga di Penjara Negara Bagian Kern Utara, menemukan Villanueva tidak merespons panggilannya pada tanggal 24 Februari pukul 8.49 pagi waktu setempat. Escobar juga berada di dalam sel pada saat itu.
Escobar telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, ditambah 124 tahun pada Mei 2022 dan tiba di Kern pada bulan Desember, seperti yang dikutip dari New York Post.
Menurut pihak berwenang, Villanueva menerima hukuman seumur hidup, dengan kemungkinan pembebasan bersyarat pada Oktober 2022 dan tiba di penjara Kern pada 2 Februari.
Kedua orang itu ditahan bersama di fasilitas keamanan menengah di sana untuk sementara waktu. Sementara para petugas pemasyarakatan California, bersiap untuk memindahkan mereka ke tempat yang lebih permanen.
Fasilitas yang sama juga pernah menjadi tuan rumah bagi Tory Lanez, rapper yang menembak kaki Megan Thee Stallion di sebuah pesta kolam renang. Serta Phil Spector, produser musik yang menembak wajah aktris Lana Clarkson di rumahnya.
KGET-TV yang berbasis di Bakersfield melaporkan, jika dokumen pengadilan yang baru saja dikeluarkan, menyatakan bahwa Escobar memberikan pengakuan dan motif pembunuhan tersebut. Dia mencekik Villanueva karena kebersihannya yang buruk.
Escobar telah menjalani dua hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat, ditambah 124 tahun untuk tujuh pembunuhan di California dan Texas.
Menurut FOX 11 Los Angeles, Escobar membunuh bibi dan pamannya di Texas sebelum melarikan diri ke California Selatan, dimana ia merampok dan membunuh lima orang dalam rentang waktu 14 hari pada tahun 2018.
Hingga saat ini, jenazah Dina dan Rogelio Escobar tidak pernah ditemukan.
Sebuah pengakuan bersalah menghindarkannya dari hukuman mati di Texas, dan dia menjalani hukuman seumur hidup di California.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
