Para tokoh teknologi Silicon Valley dari Garry Tan hingga Sergey Brin (The San Francisco Standard)
JawaPos.com - Perdebatan pajak kekayaan 5 persen di California berkembang menjadi salah satu pertarungan politik paling sensitif di antara elite teknologi Amerika Serikat (AS), dengan keterlibatan langsung para miliarder Silicon Valley yang kini masuk lebih dalam ke arena kebijakan publik negara bagian tersebut.
Gagasan pajak ini berasal dari inisiatif serikat SEIU United Healthcare Workers West yang mengusulkan pemungutan 5 persen dari kekayaan bersih para miliarder California untuk mendanai kembali layanan kesehatan yang tertekan pemotongan anggaran federal. Targetnya menyasar sekitar 200 individu terkaya di negara bagian itu.
Dilansir dari The San Francisco Standard, Selasa (16/6/2026), percakapan tertutup di aplikasi Signal memperlihatkan tokoh seperti pendiri Google Sergey Brin dan investor Marc Andreessen berada dalam satu ruang diskusi dengan sejumlah nama besar Silicon Valley lain untuk membahas strategi melawan pajak tersebut, mulai dari lobi politik hingga pembentukan kandidat alternatif.
Menurut salah satu saksi yang mengetahui isi percakapan tersebut, ruang diskusi itu berkembang begitu cepat hingga hampir menyerap seluruh jejaring elite teknologi.
"Sejujurnya rasanya seperti, siapa sebenarnya yang tidak terlibat di dalamnya," ujarnya, menggambarkan betapa luasnya keterhubungan para miliarder dalam percakapan itu.
Dalam percakapan tersebut juga muncul usulan yang lebih ekstrem, termasuk ide membeli perusahaan pengumpul tanda tangan yang digunakan untuk mendukung inisiatif pajak kaum kaya raya.
"Dalam logika bisnis, jika ada penghalang, maka solusi yang terpikir adalah mengakuisisinya," kata salah satu sumber yang mengetahui percakapan itu, menyoroti bagaimana cara berpikir korporasi terbawa masuk ke arena politik.
Namun strategi tersebut tidak berjalan mulus. Berbagai kelompok baru bermunculan, dana puluhan juta dolar digelontorkan, dan upaya koordinasi internal justru terfragmentasi. Sementara itu, Gubernur California Gavin Newsom disebut masih menjadi aktor kunci dalam negosiasi untuk menahan atau mengubah arah inisiatif sebelum batas waktu politik ditentukan.
Sejumlah tokoh seperti Ron Conway ikut terlibat dalam upaya pendanaan awal, termasuk donasi 100.000 dolar AS untuk kelompok bernama Stop the Squeeze, sebuah inisiatif yang dibentuk untuk menggalang strategi politik dan pendanaan guna menggagalkan proposal pajak tersebut. Namun, di internal kelompok elite teknologi sendiri muncul perpecahan sikap mengenai pendekatan yang paling efektif untuk menghadapi pajak itu.
Seiring perbedaan tersebut, perdebatan yang awalnya berlangsung tertutup mulai bergeser ke ruang publik. Situasi ini semakin memanas ketika anggota Kongres Ro Khanna menyuarakan dukungan terhadap pajak tersebut di media sosial, yang kemudian memicu respons keras dari para eksekutif teknologi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022