Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 September 2023 | 21.42 WIB

Meninggal Dunia Usai Mengikuti Instruksi Google Maps, Keluarga di Amerika Serikat Gugat Google

Keluarga di Amerika Serikat Gugat Google Akibat Salah Beri Arahan Saat Menggunakan Maps. (New York Post) - Image

Keluarga di Amerika Serikat Gugat Google Akibat Salah Beri Arahan Saat Menggunakan Maps. (New York Post)

JawaPos.com - Keluarga dari seorang pria asal Carolina Utara yang meninggal gara-gara mengikuti instruksi dari Google Maps ke jembatan runtuh menggugat perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Google sebagai induk dari Google Maps diklaim telah lalai dalam memperbarui sistem navigasinya sehingga memakan korban jiwa ke jembatan roboh.

Dikutip dari New York Times pada Jumat (22/9), seorang korban bernama Philip Paxson adalah seorang penjual peralatan medis dan merupakan seorang ayah dua anak.

Ia tewas setelah tenggelam pada 30 September 2022, karena mobil yang dikendarainya Jeep Gladiator jatuh ke Snow Creek di Hickory, Amerika Serikat.

Demikian informasi gugatan yang diajukan pihak keluarga pada Selasa (19/9) di Pengadilan Tinggi Wake County.

Paxson saat itu sedang dalam perjalanan pulang untuk menghadiri pesta ulang tahun kesembilan putrinya.

Ia melalui lingkungan yang asing baginya, ketika Google Maps diduga mengarahkannya untuk menyeberangi jembatan yang sudah runtuh sembilan tahun sebelumnya dan tidak pernah diperbaiki.

"Anak perempuan kami bertanya bagaimana dan mengapa ayah mereka meninggal dan saya kehilangan kata-kata yang dapat mereka pahami."

"Karena sebagai orang dewasa, saya masih tidak dapat memahami bagaimana mereka yang bertanggung jawab atas petunjuk GPS dan jembatan dapat bertindak dengan cara seperti itu. Kurang memperhatikan kehidupan manusia," jelas istri Korban Alicia Paxson

Polisi negara bagian yang menemukan mayat Paxton di dalam mobilnya yang terbalik dan terendam mengatakan tidak ada pembatas atau tanda peringatan di sepanjang jalan yang rusak tersebut. Mobil yang dikendarai korban jatuh sekitar ke bawah setinggi enam meter kaki.

Patroli negara bagian Carolina Utara mengatakan jembatan itu dikelola oleh pejabat lokal atau negara bagian dan perusahaan pengembang aslinya telah dibubarkan.

Gugatan tersebut menyebutkan beberapa perusahaan pengelola properti swasta yang diklaim bertanggung jawab atas jembatan dan tanah di sebelahnya. 

Beberapa orang telah memberi tahu Google Maps tentang jembatan roboh tersebut pada tahun-tahun sebelum tragedi Paxson dan mendesak perusahaan tersebut memperbaiki dan memperbarui sistem navigasinya namun hingga kini belum diperbaiki, tulis gugatan tersebut.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore