Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 September 2023 | 23.57 WIB

Ditandatangani 5 Tahun Lalu, Pakta Militer Korea hingga Kini Belum Jelas Nasibnya

Perjanjian antara negara Korea Selatan dan Korea Utara yang ditandatangani lima lalu belum ada kepastian. (Yonhap News)

JawaPos.com -  Masa depan perjanjian penting di antara negara Korea Selatan dan Korea Utara yang ditandatangani lima tahun lalu guna mengurangi ketegangan militer kini menghadapi ketidakpastian.

Seoul menganggapnya sebagai serangkaian pelanggaran dan provokasi militer yang dilakukan Pyongyang.

Dikutip dari Yonhap News pada Kamis (21/9), Perjanjian Militer Komprehensif (CMA) yang ditandatangani oleh kedua Korea pada 19 September 2018 itu, merincikan langkah-langkah untuk meredakan ketegangan militer dan mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan.

Penandatanganan itu dilakukan pada masa Seoul dan Pyongyang rujuk, namun hubungan keduanya memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Korea Utara mengintensifkan program senjatanya melakukan sejumlah uji coba rudal balistik, termasuk peluncuran rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat Hwasong 18 pada April dan Juli.

Seoul melakukan tinjauan hukum atas penangguhan perjanjian itu setelah Korea Utara meluncurkan lima drone yang melintasi Korea Selatan pada 26 Desember 2022.

Salah satunya terbang di atas zona larangan terbang yang ditetapkan di sekitar kantor kepresidenan di Seoul dan lainnya terbang di dekat pantai barat semenanjung.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore