Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2023 | 22.51 WIB

Korea Utara dan Rusia Jajaki Kerja Sama, Amerika Serikat Kecam Beri Sanksi Tambahan

Perjanjian kerja sama Korea Utara dan Rusia timbulkan ancaman sanksi dari Amerika Serikat. (Antara)

JawaPos.com –  Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan kunjungan luar negeri yang pertama sejak tahun 2019 menuju Rusia menemui Presiden Vladimir Putin pada Rabu (13/9) menjadi perhatian khusus bagi Amerika Serikat.

Pemimpin Korea Utara dan Rusia tersebut mengunjungi pusat antariksa Kosmodrom Vostochny di Amur Oblast kawasan Timur Jauh dan dikabarkan sedang menjajaki kerjasama strategis serta taktis yang mencakup melawan hegemoni kekuasaan Barat termasuk Amerika Serikat.

Pertemuan antara Kim Jong Un dan Vladimir Putin itu menimbulkan reaksi keras dari Amerika Serikat karena dikhawatirkan Korea Utara akan memasok senjata ke Rusia mengingat persediaan yang semakin berkurang untuk perang di Ukraina.

Dilansir dari Reuters pada Rabu (13/9), Amerika Serikat akan memberikan sanksi tambahan kepada Korea Utara dan Rusia jika terjadi kesepakatan militer maupun jual-beli senjata.

“Kami telah mengambil sejumlah tindakan untuk memberikan sanksi kepada pihak yang menjadi perantara penjualan senjata antara Korea Utara dan Rusia, serta kami tidak akan ragu untuk menerapkan sanksi tambahan jika diperlukan,” ungkap Matthew Miller Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

Miller menambahkan peningkatan perjanjian kerja sama antara Korea Utara dan Rusia dinilai dapat merusak resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Ketika terlihat terjadi peningkatan kerja sama dan mungkin transfer militer, hal ini cukup meresahkan dan berpotensi melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB,” jelasnya kepada Reuters.

Sedangkan, menurut Jenny Town senior fellow di Stimson Center Washington D.C, Amerika Serikat sudah tidak memiliki pengaruh dalam membendung maupun mencampuri kerja sama Korea Utara dan Rusia meskipun diberlakukan sanksi-sanksi tambahan.

“Amerika Serikat saat ini tidak punya pengaruh apapun terhadap Korea Utara. Kita bisa memberlakukan sanksi lebih banyak, meningkatkan larangan tapi kita tidak bisa menghentikan negara ini apalagi kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Korea Utara,” jelasnya kepada Al Jazeera pada Rabu (13/9).

Kedua negara juga membahas mengenai kerja sama antariksa untuk mengirimkan sejumlah kosmonot dari Korea Utara ke luar angkasa.

Pertemuan antara Kim Jong Un dan Vladimir Putin dinilai telah memasuki hubungan bilateral ke tingkat yang lebih baru.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore