Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juli 2023 | 15.27 WIB

Usai 34 Hari Dirawat, Anak-anak Kolombia yang Bertahan Hidup di Hutan Selama 5 Minggu Keluar dari Rumah Sakit

Photo

JawaPos.com - Empat anak pribumi Kolombia yang selamat dari kecelakaan pesawat di wilayah Amazon dan tinggal di hutan selama lebih dari lima minggu, kini sudah keluar dari rumah sakit usai dirawat selama 34 hari. Ihwal adanya hal ini dikatakan pemerintah setempat pada Jumat (14/7). 

Diketahui, anak-anak yang berusia mulai dari 1 hingga 13 tahun itu selamat dari kecelakaan pesawat pada (1/5) yang menewaskan ibu mereka, dua orang dewasa lainnya. Mereka ditemukan bulan lalu.

Para pejabat dan penyelamat setempat, mengakui bahwa pengetahuan anak-anak tersebut soal hutan dan kegigihan kakak perempuan tertua sebagai penyelamat nyawa sangatlah luar biasa.

"Pertumbuhan dan berat badan mereka telah pulih, mereka benar-benar sehat," ungkap Astrid Caceres selaku direktur lembaga kesejahteraan anak di negara tersebut.

"fase kedua untuk merawat dan melindungi mereka telah dimulai," imbuhnya.

Kakak beradik itu akan tetap berada di bawah pengawasan lembaga tersebut, karena situasi keluarga yang bermasalah dan pengaturan hak asuh terakhir, untuk mereka akan diputuskan dalam enam bulan.

"Kami memasuki fase transisi untuk perlindungan anak-anak," tambah Caceres.

Baik ayah dari dua anak terkecil dan keluarga ibu mereka telah mengatakan kepada media, bahwa mereka menginginkan hak asuh.

Sebelumnya, Presiden Kolombia, Gustavo Petro mengungkapkan bahwa empat anak dari sebuah komunitas adat di Kolombia ditemukan dalam keadaan selamat, di bagian selatan negara itu pada Jumat (9/6). Mereka ditemukan lebih dari lima minggu, setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh di hutan lebat.

Kakak beradik ini diselamatkan oleh militer di dekat perbatasan antara provinsi Caqueta dan Guaviare di Kolombia, dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat kecil tersebut.

Pesawat yang ditumpanginya, Cessna 206 membawa tujuh orang dalam rute antara bandara Araracuara, di Provinsi Caqueta, dan San Jose del Guaviare, sebuah kota di provinsi Guaviare. Saat peristiwa terjadi, pesawat tersebut mengeluarkan peringatan mayday karena kerusakan mesin pada dini hari tanggal 1 Mei.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore