Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juli 2023 | 03.42 WIB

Afrika Selatan Berduka! 17 Orang Tewas Karena Kebocoran Gas Beracun

Warga sekitar berkumpul di dekat lokasi kebocoran gas. (Reuters/Siphiwe Sibeko) - Image

Warga sekitar berkumpul di dekat lokasi kebocoran gas. (Reuters/Siphiwe Sibeko)

JawaPos.com - Korban tewas akibat kebocoran gas beracun di Afrika Selatan bertambah menjadi 17 orang, hal itu diungkapkan oleh pejabat setempat pada Kamis (6/7).

Perdana Menteri Provinsi Gauteng, Panyaza Lesufi, mengunjungi lokasi bencana di Boksburg, di sebelah timur Ibu Kota Johannesburg. 
 
Dilansir dari Reuters, Kamis (6/7) Panyaza Lesufi mengatakan, saat ini sedang dilakukan penyelidikan tentang bagaimana kebocoran gas itu bisa terjadi. Namun dugaan sementara karena adanya aktivitas penambangan ilegal.
 
 
Afrika Selatan belakangan ini sedang mengatasi masalah penambangan ilegal. Banyak kejahatan yang dilakukan secara terorganisir. Mereka menambang emas dan batu bara selama bertahun-tahun yang mengakibatkan kerugian bagi negara.
 
"Apakah (para tersangka) penambang ilegal termasuk diantara orang yang meninggal, itu belum diketahui," ucap juru bicara layanan darurat Afrika Selatan, William Ntladi.
 
Warga sekitar menjelaskan bagaimana anggota keluarga mereka yang sedang sekarat mencoba melarikan diri, dari lokasi kebocoran gas, Rabu (5/7).
 
 
"Saya berpapasan dengan sepupu saya yang sedang berjalan sambil menangis, ketika saya bertanya ada apa? Ia mengatakan kepada saya bahwa semua anaknya telah meninggal dunia," kata Fella Nhamussa warga sekitar yang kehilangan saudara iparnya.
 
"Ketika saya bangun pagi ini, saya memeriksa seperti apa situasi sebenarnya. Mereka memberi tahu saya bahwa saudara ipar saya mencoba melarikan diri, namun ia jatuh dan meninggal dunia," sambungnya.
 
 
Lesufi menggambarkan bahwa peristiwa itu sebagai keadaan yang sangat memilukan. Di dekat tempat ia berdiri, ada banyak jenazah, termasuk anak berusia satu tahun. 
 
Hingga saat ini, korban tewas sudah mencapai 17 orang dan 4 orang lainnya masih kritis di rumah sakit.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore