
PROTES RASISME: Protes pengunjuk rasa melarikan diri dari kembang api yang meledak di Nice, Prancis, kemarin (2/7) dini hari.
JawaPos.com - Kerusuhan di Prancis belum bisa dikatakan reda. Hingga kemarin (2/7) Kementerian Luar Negeri Indonesia terus memastikan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Prancis.
Menurut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis, aksi protes dan penjarahan masih terjadi. Ada 13 titik yang dilaporkan terdapat kerusuhan di sekitar Paris. ”Aksi perusakan, penjarahan, dan pembakaran terus terjadi di puluhan kota di seluruh Prancis. Seperti di Lyon, Strasbourg, Metz, Marseille, dan daerah lainnya,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha.
KBRI dan KJRI mengimbau agar para WNI meningkatkan kewaspadaan serta menghindari lokasi kerumunan massa. ”WNI di Prancis agar tetap waspada dan memantau informasi melalui saluran resmi pemerintah di Prancis,” kata Judha. Hotline KBRI Paris dan KJRI Marseille siap membantu.
Judha menerangkan, KBRI Paris dan KJRI Marseille terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta simpul-simpul masyarakat Indonesia. ”Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang terdampak atau terlibat kerusuhan tersebut,” ungkapnya kemarin. (sha/lyn/c6/oni)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
