Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di pabrik pembuatan kerupuk, Sambikerep, Sabtu (25/2). Istimewa
JawaPos.com - Sedikitnya 27 penambang tewas akibat insiden kebakaran sebuah tambang emas di wilayah Arequipa Peru pada Sabtu (6/5) pagi. Hal ini dikatakan pihak berwenang pada Minggu (7/5).
Dikutip dari Antara, Pemerintah daerah Arequipa menyatakan, bahwa kebakaran di dalam terowongan itu disebabkan oleh korsleting listrik. Api dilaporkan menyebar dengan cepat lewat balok-balok kayu yang menopang tambang, sehingga para penambang tidak bisa keluar.
"Pemilik tambang La Esperanza, Esteban Rey Humani, melapor ke kantor polisi yang jaraknya tiga jam perjalanan dari Kota Aplao, untuk meminta bantuan dan melaporkan 27 orang telah tewas akibat sesak nafas," kata pemda dalam pernyataan.
Kementerian Dalam Negeri Peru mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam insiden tersebut.
"Anggota polisi berada di Distrik Yanaquihua untuk membantu mengeluarkan para penambang yang tewas di terowongan di Provinsi Condesuyos," kata kementerian itu di Twitter.
Jaksa setempat Giovanni Matos mengatakan kepada media lokal pada Minggu bahwa ke-27 penambang itu dipastikan meninggal.
Wali Kota Distrik Yanaquihua, James Casquino Escobar, meminta bantuan pihak berwenang untuk menyelidiki penyebab tragedi itu.
Baca Juga: Dua Balita Meninggal karena Terjebak dalam Rumah yang Kebakaran
Escobar mengatakan meski penyebab yang dilaporkan adalah korsleting listrik, perusahaan pemilik tambang tidak memberikan informasi tambahan tentang kecelakaan tersebut.
"Peristiwa ini terjadi pada Sabtu pukul 11 pagi dan mereka tidak segera berkomunikasi mengenai hal itu, kami baru mengetahuinya pada pukul 15.00," kata Escobar.
"Namun, itu sudah terlambat," katanya.
Tim SAR berusaha menyelamatkan penambang sebelum mengevakuasi jenazah korban. Otoritas tidak mengesampingkan kemungkinan masih banyak orang di dalam tambang.
Kejadian ini menjadi kecelakaan tambang paling mematikan dalam dua dekade terakhir di Peru, negara penghasil emas terbesar di Amerika Latin.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
