
Photo
JawaPos.com - Tak lama lagi, ajang perhelatan luar biasa di kancah sepak bola dunia digelar di Qatar. Masyarakat Indonesia di Qatar pun menyambut antusias penyelenggaraan Piala Dunia 2022, di negara emirat di Timur Tengah yang terletak di sebuah semenanjung kecil di Jazirah Arab, di Asia Barat.
Dukungan tersebut antara lain disampaikan oleh Ikatan Sosial Warga Indonesia atau ISWI dalam acara gerak jalan yang diselenggarakan pada hari Jumat (01/04). Acara tersebut diadakan di salah satu stadion termegah di Qatar, yang akan digunakan untuk pembukaan Piala Dunia, yaitu Al Bayt Stadium. Kegiatan dibuka oleh Duta Besar RI di negara Qatar, Ridwan Hassan dan Ketua ISWI, Muhammad Ridwan.
“Sepuluh tahun lebih negara Qatar mempersiapkan event ini, tentu kita tidak akan begitu saja melewatkan kesempatan ini” tutur Ketua ISWI, Muhammad Ridwan, Rabu (5/4) dalam siaran pers yang diterima JawaPoscom dari KBRI, Doha Qatar. Menurut Muhammad Ridwan, ISWI memiliki pengalaman panjang dalam ikut memeriahkan berbagai event di Qatar, salah satunya dalam ajang Arab FIFA Cup bulan Desember lalu.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Negara Qatar, Ridwan Hassan menyampaikan apresiasi kepada ISWI yang selama ini turut membantu upaya promosi Indonesia di Qatar. “Bagi saya, ISWI hakikatnya juga duta-duta Indonesia. Di tingkat people-to-people, peran kelompok masyarakat seperti ISWI sangat penting untuk membangun kesepahaman di antara Indonesia dan Qatar” tutur Ridwan Hassan.
Menurut Dubes, selain akan bermanfaat bagi peningkatan pemberdayaan masyarakat, penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar juga harus menjadi kesempatan bagi seluruh diaspora Indonesia di Qatar, untuk bersama-sama mempromosikan Indonesia kepada masyarakat internasional yang akan datang ke Qatar.
ISWI merupakan salah satu kelompok masyarakat Indonesia tertua di Qatar. ISWI didirikan pada tanggal 20 Mei 1997 dan saat ini memiliki 250 anggota lebih yang sebagian besar merupakan pekerja profesional Indonesia di Qatar. Saat ini total ada sekitar 17,000 WNI yang bekerja di Qatar. Sebagian besar adalah para pekerja profesional dan anggota keluarganya, dan sebagian lain adalah para pekerja di sektor domestik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
