
Photo
JawaPos.com - Hingga saat ini Singapura masih belum mengizinkan penggunaan vaksin Covid-19 dari Sinovac meski sudah tiba. Singapura memberikan syarat kepada pihak Sinovac terkait data agar izin penggunaan bisa diterbitkan.
Singapura kini telah meninjau data tentang vaksin Covid-19 dari Tiongkok, Sinovac. Singapura telah meminta informasi lebih lanjut dari perusahaan biofarmasi. Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) Singapura menanggapi pertanyaan TODAY bahwa pihaknya sedang menunggu perusahaan untuk mengirimkan data.
"Data tambahan diperlukan untuk menilai apakah vaksin dapat memenuhi standar kualitas, keamanan dan kemanjuran yang dipersyaratkan untuk otorisasi sementara di bawah Rute Akses Khusus Pandemi," kata pihak berwenang seperti dilansir dari TODAY, Senin (22/3).
Baca juga: Puji Kualitas Vaksin Tiongkok, Singapura Masih Belum Izinkan Sinovac
Baca juga: Singapura Ungkap Alasan Belum Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac
Singapura menerima pengiriman pertama vaksin Sinovac pada 23 Februari, tetapi belum diizinkan untuk digunakan sampai saat ini. Hal itu karena untuk mempertimbangkan efikasi vaksin dimana beberapa negara menunjukkan angka kemanjuran yang berbeda.
Awal bulan ini, Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan selama wawancara dengan program BBC Talking Business Asia bahwa vaksin buatan Tiongkok akan digunakan di Singapura jika terbukti aman dan efektif. Dirinya memuji peneliti Tiongkok yang cakap dan ahli dalam pengembangan vaksin.
Baca juga: Bandingkan dengan Sinovac, Ahli Hongkong Puji Vaksin Pfizer-BioNTech
"Kami menggunakan vaksin dari sumber mana pun, vaksin tidak terpatok pada kewarganegaraan," katanya.
HSA mengatakan kepada TODAY bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan berbagai perusahaan selain Sinovac. Itu termasuk perusahaan Inggris-Swedia AstraZeneca tentang rencana pengajuan untuk vaksin Covid-19.
Selama beberapa minggu terakhir, banyak negara untuk sementara menangguhkan peluncuran vaksin AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan menyusul laporan terisolasi dari pembekuan darah pada penerima. Produsen obat dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa kasus tersebut disebabkan oleh vaksin tersebut, dan beberapa negara telah melanjutkan penggunaan suntikan AstraZeneca.
HSA menambahkan bahwa mereka secara ketat mengevaluasi semua vaksin yang tiba di Singapura. Hal itu terkait kualitas, keamanan dan kemanjurannya sebelum disetujui untuk digunakan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/yyCCfGAxOCQ
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022