
DOAN WIDIANDONO/JAWA POS
JawaPos.com - Menemukan tulisan aksara latin di Kazakhstan memang seakan membuat kita melek. Sebab, negeri itu menggunakan aksara Cyrillic seperti Rusia dan sejumlah negara Eropa Timur lainnya. Hurufnya mirip latin, tapi pelafalannya beda. Sehingga orang pasti mendadak ’’buta huruf’’ di Kazakhstan. Tahu bentuk hurufnya, tapi enggak bisa bacanya.
Nah, tapi kalau terjemahan aksara latinnya keliru, berabe dong. Itu terjadi di salah satu hotel di Nur-Sultan, ibu kota Kazakhstan. Restoran itu menyajikan menu Rise Porridge. Artinya, pasti ’’bubur yang terbit’’. Tapi, ketika wadah makanan itu dibuka, isinya adalah bubur nasi (rice). Ya, rice dan rise memang beda tipis. Dimaklumi saja.
Berbeda dengan bubur di Indonesia, nasi di porridge itu masih cukup keras. Nasinya ’’belum menjadi bubur’’. Kuahnya dari susu. Rasanya ya susu campur nasi.
Di Kazakhstan yang sunrise (matahari terbit) baru terjadi pukul 09.15 itu, rise porridge di pagi hari memang mendatangkan kehangatan yang menenteramkan.

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
9 Rekomendasi Gudeg Koyor Paling Nendang di Semarang, Kuliner Tradisional dengan Rasa Sultan
7 Rekomendasi Brongkos Paling Ngangenin di Jogja, Kuliner Khas dengan Rasa Manis Gurih Pedas
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung Terkait Perkara Tambang
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
15 Tempat Kuliner di Jogja untuk Sarapan Pagi Paling Murah Meriah tapi Rasa Tetap Istimewa
Rekomendasi Kuliner Sate Kambing Terenak di Jogja: Daging Empuk di Lidah, Bumbu Meresap Sempurna
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs Madura United di Derbi Suramadu! Misi Bangkit di Hadapan Bonek
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Madura United! Momentum Bernardo Tavares Buktikan Magisnya di GBT
