Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Januari 2020, 21.43 WIB

Habis Lapar, Terbitlah Bubur

DOAN WIDIANDONO/JAWA POS - Image

DOAN WIDIANDONO/JAWA POS

JawaPos.com - Menemukan tulisan aksara latin di Kazakhstan memang seakan membuat kita melek. Sebab, negeri itu menggunakan aksara Cyrillic seperti Rusia dan sejumlah negara Eropa Timur lainnya. Hurufnya mirip latin, tapi pelafalannya beda. Sehingga orang pasti mendadak ’’buta huruf’’ di Kazakhstan. Tahu bentuk hurufnya, tapi enggak bisa bacanya.

Nah, tapi kalau terjemahan aksara latinnya keliru, berabe dong. Itu terjadi di salah satu hotel di Nur-Sultan, ibu kota Kazakhstan. Restoran itu menyajikan menu Rise Porridge. Artinya, pasti ’’bubur yang terbit’’. Tapi, ketika wadah makanan itu dibuka, isinya adalah bubur nasi (rice). Ya, rice dan rise memang beda tipis. Dimaklumi saja.

Berbeda dengan bubur di Indonesia, nasi di porridge itu masih cukup keras. Nasinya ’’belum menjadi bubur’’. Kuahnya dari susu. Rasanya ya susu campur nasi.

Di Kazakhstan yang sunrise (matahari terbit) baru terjadi pukul 09.15 itu, rise porridge di pagi hari memang mendatangkan kehangatan yang menenteramkan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore