
Ilustrasi vaksin
JawaPos.com - Otoritas Korea Selatan tengah menyelidiki kematian dua orang dengan penyakit bawaan setelah menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca. Pasien panti jompo berusia 63 tahun dengan penyakit cerebrovascular, mengalami gejala seperti demam tinggi, usai divaksin empat hari sebelumnya menurut direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KCDA) Jeong Eun-kyeong saat konferensi pers.
Pasien lantas dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar, namun meninggal setelah mengalami gejala keracunan darah dan pneumonia seperti diberitakan Kantor Berita Yonhap.
Sementara, sorang pasien panti jompo lainnya, yang berusia 50-an dan memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes, meninggal setelah mengalami berkali-kali serangan jantung, usai divaksin sehari sebelumnya.
Baca juga: Singapura Ungkap Alasan Belum Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac
KCDA mengaku sedang menyelidiki penyebab kematian tersebut, tanpa mengonfirmasi hubungan kausal apa pun dengan vaksin tersebut. KCDA sebelumnya mengatakan bersedia memberikan kompensasi lebih dari 430 juta won (sekitar Rp 5,4 miliar) untuk kematian yang disebabkan oleh vaksin Covid-19.
"KCDA sedang mengadakan survei epidemiologi dengan otoritas setempat yang relevan guna mengonfirmasi kaitan apa pun dengan vaksinasi," kata Jeong.
Juru bicara AstraZeneca di Seoul mengatakan pihak perusahaan tidak berkomentar mengenai hal itu.
Jeong sendiri mencatat bahwa tidak ada kasus kematian yang disebabkan lantaran menerima vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca atau Pfizer/BioNTech. Akan tetapi, pihaknya meminta masyarakat agar melakukan vaksinasi ketika mereka dalam kondisi sehat.
KCDA menyebutkan bahwa dari mereka yang telah menerima vaksin Covid-19, 207 di antaranya mengalami kejadian buruk, termasuk tiga kasus reaksi elergi parah, yang dikenal sebagai anafilaksis. Korea Selatan sendiri mulai menggelar vaksinasi mulai pekan lalu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=HtpK6w4TeCM

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
