
Ilustrasi petugas mengevakuasi lima warga positif Covid-19 dari rumah mereka menuju RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/6). Rahmad/Antara
JawaPos.com - Data atau angka penderita Covid-19 yang tercantum saat ini adalah hanya puncak gunung es atau yang terlihat di permukaan. Sesungguhnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut angkanya diprediksi jauh lebih banyak dari itu.
"Diperkirakan 750 juta atau 10 persen dari populasi dunia, telah terinfeksi oleh Covid-19," kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Mike Ryan seperti dilansir dari Irish Times, Minggu (4/10).
Meski, memprediksi 10 persen populasi dunia terinfeksi, WHO justru lebih mengkhawatirkan nasib 90 persen orang yang tidak mengidap penyakit tersebut. “Masalahnya ada lebih dari enam miliar yang tersisa. Di situlah letak masalah kami," ujarnya kepada webinar yang diselenggarakan oleh Royal Irish Academy (RIA) berjudul Learning from Pandemics: a Century of Experience.
Dr Ryan memperkirakan dunia berada dalam perjalanan yang sangat berat selama 8 atau 9 bulan ke depan. Sebab saat ini semua menunggu vaksin.
"Namun vaksin bukan peluru utama, tetapi alat tambahan yang harus ditambahkan dalam strategi komprehensif untuk melawan penyakit ini," paparnya.
Namun, dia mengkritik kurangnya tanggapan global terhadap rencana untuk mengumpulkan dana dalam program akselerator Covid-19. Padahal itu sangat diperlukan menghasilkan alat diagnostik dan vaksin ketika tersedia untuk menangani virus. Dana tersebut harys cukup agar semua bisa mendapatkan akses mendapatkan vaksin.
“Dengan USD 32 miliar kami dapat mengembangkan vaksin secara adil untuk semua orang di dunia," katanya.
Dr Ryan mengatakan negara-negara miskin harus mendapatkan akses yang adil. Dia berharap semoga setiap negara bisa menangani epidemi ini dengan sistem manajemen yang lebih baik.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=osLm6_7t0SQ

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
