
Photo
JawaPos.com - Menteri pendidikan Madagaskar dipecat setelah mengumumkan rencana untuk membeli permen bagi para siswa. Tujuannya untuk menghilangkan rasa pahit teh herbal yang diklaim oleh Presiden Madagaskar sebagai obat anti virus Korona.
Menteri Rijasoa Andriamanana mengatakan pekan lalu bahwa dia memesan permen senilai USD 2,2 juta untuk dibawa bersamaan dengan ramuan teh Covid-Organics. Padahal beberapa ahli telah memperingatkan teh tersebut tidak berguna melawan Covid-19.
"Pembelian permen biasa dan permen lolipop telah dilakukan, dengan semua siswa menerima tiga bungkus masing-masing," katanya seperti dilansir dari Straits Times, Jumat (5/6).
Dia menambahkan bahwa permen itu untuk menangkal rasa pahit minuman pencegah virus Korona yang telah dipromosikan Presiden Andry Rajoelina untuk ekspor. Sang presiden mengatakan itu ramuan itu adalah emas hijau dan negara Madagaskar akan mengubah sejarah.
Potensi manfaat Covid-Organics belum divalidasi oleh studi ilmiah apa pun. Aksi membeli permen di salah satu negara termiskin di dunia itu memicu kemarahan. Kemudian diramaikan oleh pers Malagasi. Dan perintah itu akhirnya dibatalkan.
Menteri tetap bertahan dengan rencana itu. Akan tetapi ditolak oleh Kabinet. Pada akhirnya pemerintah membebaskantugaskan sang menteri alias dipecat.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JwBHdc9wMWY
https://www.youtube.com/watch?v=USVHmjIeKnw
https://www.youtube.com/watch?v=6XoWjuIdtfs

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
