Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2020 | 21.46 WIB

Grafik Penularan Covid-19 Turun, Sejumlah Negara Longgarkan Pembatasan

Visitors wearing face masks to protect against the new coronavirus walk through the Forbidden City in Beijing, Friday, May 1, 2020. The Forbidden City reopened beginning on Friday, China - Image

Visitors wearing face masks to protect against the new coronavirus walk through the Forbidden City in Beijing, Friday, May 1, 2020. The Forbidden City reopened beginning on Friday, China

Obat dan vaksin Covid-19 belum ditemukan. Penelitian dan percobaan masih dilakukan. Namun, negara-negara yang menerapkan kebijakan ketat kini mulai melonggarkan aturan. Itu karena angka penularan terus berkurang.

JawaPos.com - Untuk Anda semua pejuang di garis depan yang memerangi virus korona di seluruh dunia. Kalimat itu menjadi pengantar lagu You Are The Champion yang dirilis Queen dan Adam Lambert, Jumat (1/5). Versi baru lagu We Are The Champion yang dirilis pada 1977 tersebut dibuat untuk menggalang dana yang akan disalurkan ke COVID-19 Solidarity Response Fund milik Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Seperti halnya orang tua, kakek nenek, dan buyut kita yang berjuang dalam dua perang dunia, para pejuang pemberani di garis depan itu adalah jagoan baru kita," ujar Brian May, gitaris Queen, sebagaimana dikutip Agence France-Presse.

Mereka yang berada di garis depan memang menjadi ujung tombak untuk melawan musuh yang tak kasatmata, virus SARS-CoV-2. Ratusan dokter, perawat, dan staf medis di berbagai penjuru dunia bahkan harus tumbang dan kehilangan nyawa. Namun, di saat bersamaan, mereka berhasil merawat para pasien hingga membaik.

Berdasar data yang dirilis Johns Hopkins University, secara global sudah ada lebih dari satu juta pasien Covid-19 yang sembuh. Kabar baik itu datang bersamaan dengan kian bertambahnya negara dan kota-kota yang melonggarkan kebijakan karantina wilayah. Di antaranya adalah Malaysia dan Australia.

"Sebagian besar sektor ekonomi dan aktivitas bisnis akan diizinkan untuk beroperasi mulai 4 Mei," ujar Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin dalam pidatonya saat Hari Buruh kemarin. Keputusan tersebut diambil karena angka penularan di negeri jiran itu terus turun.

PM ke-8 Malaysia tersebut menegaskan bahwa keputusan itu diambil berdasar data di lapangan, nasihat dari Kementerian Kesehatan, protokol WHO, dan berbagai pertimbangan lainnya. Meski dibuka, bukan berarti semua bisa benar-benar normal. Ada prosedur operasional standar kesehatan ketat yang harus dipatuhi.

Beberapa industri dan aktivitas bisnis tetap ditutup karena bakal sulit menerapkan aturan jaga jarak. Misalnya, bioskop, tempat karaoke, pusat pijat refleksi, kelab malam, bazar Ramadan, bazar Idul Fitri, konferensi, dan pameran. Salat di masjid dan mudik Lebaran tetap tidak diperbolehkan.

Restoran yang besar dan memungkinkan untuk jaga jarak boleh buka. Pun demikian dengan olahraga yang tidak melibatkan orang banyak dan kontak fisik. Misalnya bersepeda, lari, badminton, dan golf.

Muhyiddin menjelaskan, pihaknya sudah bersiap seandainya ada kenaikan kasus lagi. Kemampuan Kementerian Kesehatan dalam menangani pasien Covid-19 sudah ditingkatkan. Termasuk juga fasilitas seperti tempat tidur, pusat karantina, pengobatan, ventilator, APD, dan berbagai hal lainnya. Malaysia siap menghadapi kemungkinan apa pun. "Jangan ceroboh, tetap waspada," tegasnya.

Setali tiga uang, Australia juga terus mengalami penurunan kasus. PM Australia Scott Morisson mengungkapkan bahwa Kabinet Nasional tengah meninjau ulang kebijakan karantina di negaranya. Seharusnya pelonggaran aturan akan dilakukan 11 Mei. Tapi, karena tren penurunan penularan, ada kemungkinan akan dimajukan pada 8 Mei. Beberapa negara bagian bahkan sudah memberikan kelonggaran sejak beberapa hari lalu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YZ8QpOJR7kA

https://www.youtube.com/watch?v=qe2YgrIqwo0

https://www.youtube.com/watch?v=wkSN3bO1SUs

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore