Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Juli 2019 | 21.49 WIB

Korut Tembakkan Dua Rudal, Tekan AS Terkait Rencana Latihan Militer

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Korea Utara kembali melakukan uji coba senjata kedua dalam waktu kurang dari seminggu pada Rabu (31/7) waktu setempat. Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek di lepas pantai timur wilayahnya. Langkah tersebut menurut para pengamat ditujukan untuk menekan Amerika Serikat (AS) untuk menggelar pembicaraan anyar terkait denuklirisasi.

Rudal diluncurkan dari Semenanjung Hodo di Provinsi Hamgyong Selatan, pantai timur Korea Utara. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan (JCS). Kedua rudal itu terbang sejauh 250 km pada ketinggian 30 km sebelum jatuh ke Laut Timur. Menurut JCS juga dikenal sebagai Laut Jepang.

Sementara itu, pejabat Korea Selatan mengatakan kedua rudal itu disebut memiliki tipe yang berbeda dari yang diluncurkan pada Kamis minggu lalu. JCS sendiri mengatakan sedang memantau situasi jika ada peluncuran tambahan. Mereka pun dalam kondisi siaga.

"Peluncuran rudal yang dilakukan Korut berulang-ulang tidak membantu upaya meredakan ketegangan di Semenanjung Korea. Kami mendesak Korea Utara untuk menghentikan langkah semacam itu," sebut pernyataan JCS.

Pengamat dari Al Jazeera, Rob McBride, mengatakan rudal itu ditembakkan dalam jarak waktu 20 menit. "Seperti biasa yang dilakukan Korea Utara, semua peluncuran dihitung dengan cermat. Sekarang yang harus segera dicari adalah kenapa mereka meluncurkannya," kata McBride seperti dilansir Al Jazeera.

McBride menduga peluncuran uji coba rudal itu sebagai wujud ketidaksenangan Pyongyang terkait rencana latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan pada bulan mendatang. Terkait hal itu, Kolonel Lee Peters, juru bicara pasukan militer AS di Korea Selatan, mengatakan pihaknya akan terus memantau situasi. "Kami mengetahui laporan peluncuran rudal oleh Korea Utara dan kami akan terus memantau situasi," sebutnya.

Hanya saja, dia tidak berkomentar terkait latihan gabungan militer Korea Selatan-AS yang dijadwalkan akan dimulai bulan depan apakah akan berlanjut atau tidak. Tentunya menyusul peluncuran uji coba dua rudal oleh Korut.

Terlepas dari itu, uji coba rudal tersebut menjadi yang kesekian kalinya pelanggaran Korea Utara terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB dan terjadi ketika perundingan negara itu dengan AS mengenai program senjata nuklir menemui jalan buntu.

sebelum melakukan uji coba pada Rabu (31/7) ini, Korut sudah melakukannya pada Kamis (25/7) pekan lalu. Itu merupakan uji coba rudal pertama sejak pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump bertemu bulan lalu dan setuju untuk menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi. Terkait langkah Korut, Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tak terlalu mengkhawatirkan. Bahkan, Pompeo menyatakan harapan untuk jalan diplomatik ke depan dengan Korea Utara masih terbuka lebar.

Pada Senin (29/7), Pompeo mengatakan dirinya berharap pembicaraan lanjutan untuk menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi dapat segera terwujud. Namun, dia tak tahu kapan akan terjadi. Pastinya, dia berharap perwakilan khusus AS untuk Korut, Stephen Biegun, dan mitra barunya dapat melakukan perundingan lebih jauh.

Di sisi lain, sejak pertemuan Trump dan Kim pada 30 Juni di Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korut dan Korut, Pyongyang menuduh Washington melanggar janji dengan berencana mengadakan latihan militer bersama dengan Korsel. Korut pun memperingatkan bahwa hal tersebut dapat menggagalkan dialog program denuklirisasi.

Seorang pejabat tinggi Korsel mengatakan bahwa latihan militer gabungan dengan AS akan berjalan sesuai rencana. Namun, sebagian besar akan melibatkan simulasi komputer dan bukan pengerahan pasukan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore